SURABAYA, JAWA TIMUR – Warga kawasan Jalan Gunung Sari II, Kecamatan Wonokromo, Surabaya digegerkan dengan penemuan seorang pria muda dalam kondisi meninggal dunia di sebuah penginapan, Rabu (15/4/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Haris, usia 23 tahun, berjenis kelamin laki-laki. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan posisi tergantung di lantai empat bangunan penginapan.
Berdasarkan laporan dari Command Centre, petugas menerima informasi pada pukul 07.38 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 07.48 WIB dengan waktu respons 10 menit.
Saat petugas tiba di lokasi, korban telah ditemukan dalam posisi gantung diri. Tidak ditemukan tanda-tanda kehidupan pada tubuh korban.
Petugas dari berbagai unsur langsung melakukan koordinasi di lokasi, termasuk dengan pihak kepolisian dan pemilik penginapan guna memastikan proses penanganan berjalan sesuai prosedur.
Tim Inafis dari Polrestabes Surabaya segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.
Setelah proses identifikasi awal, jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke kamar jenazah RSUD Dr. Soetomo Surabaya menggunakan ambulans milik Dinas Sosial.
Dari keterangan pemilik penginapan, korban diketahui merupakan salah satu pegawai di tempat tersebut. Selain itu, korban disebut berasal dari wilayah Cilacap, Jawa Tengah.
Namun hingga saat ini, identitas lengkap korban masih belum dapat dipastikan secara administratif karena minimnya dokumen pendukung yang ditemukan di lokasi.
Salah satu saksi yang tercatat dalam kejadian ini adalah Haidar Ali Yahya (18), warga Purbalingga, Jawa Tengah.
Penanganan kejadian melibatkan sejumlah unsur, di antaranya BPBD Kota Surabaya, Posko Terpadu Dukuh Pakis, Polsek Wonokromo, Tim Inafis Polrestabes Surabaya, Babinsa Sawunggaling, serta perangkat wilayah setempat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kematian korban, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti di lokasi kejadian.

Belum ada komentar