KABUPATEN LAMONGAN, JAWA TIMUR – Dugaan pelanggaran pelayanan publik menjadi sorotan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Jawa Timur. Melalui sistem jemput bola, Ombudsman hadir langsung di tengah masyarakat untuk menerima aduan sekaligus melakukan sosialisasi. Kegiatan ini digelar di Mall Pelayanan Publik (MPP) Lamongan, Rabu (25/2/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) ORI Perwakilan Jawa Timur, Triyoga Muhtar Habibi, menegaskan bahwa kehadiran Ombudsman di Lamongan difokuskan pada penerimaan pengaduan masyarakat serta edukasi mengenai standar pelayanan publik.
“Ombudsman membuka booth, melakukan sosialisasi terkait layanan publik yang baik, dan siap menerima laporan sesuai ketentuan undang-undang,” ujar Habibi.
Dorongan Lapor ke Instansi Terkait
Habibi menjelaskan, masyarakat didorong untuk terlebih dahulu melaporkan permasalahan kepada instansi terkait. Namun, apabila laporan tidak memperoleh penyelesaian, Ombudsman siap menindaklanjuti. “Bentuk sosialisasinya kami lakukan secara on the spot kepada masyarakat yang ada di lokasi,” tambahnya.
Layanan Jemput Bola di RSUD dr. Soegiri
Asisten Pencegahan Maladministrasi ORI Jatim, Fatih Sabilul Islam, menyampaikan bahwa kegiatan serupa juga akan dilanjutkan di RSUD dr. Soegiri Lamongan.
“Tujuannya untuk jemput bola konsultasi dan pengaduan pelayanan publik dari masyarakat serta melakukan sosialisasi Ombudsman secara langsung di ruang pelayanan publik,” jelas Fatih.
Partisipasi Masyarakat Jadi Harapan
Fatih berharap kegiatan ini membuat masyarakat Lamongan semakin dekat dengan Ombudsman dan lebih aktif mengawal pelayanan publik di daerahnya. “Harapan dari kegiatan ini masyarakat Lamongan semakin dekat dengan Ombudsman dan meningkatkan partisipasi masyarakat untuk mengawal pelayanan publik,” ujarnya.
Dalam kegiatan di MPP Lamongan, sejumlah masyarakat menyampaikan keluhan terkait pelayanan publik. Aduan tersebut ditampung dan akan diteruskan kepada instansi terkait untuk ditindaklanjuti. Menurut Fatih, sebagian besar laporan berkaitan dengan pelayanan di tingkat desa dan kecamatan.

Belum ada komentar