JAKARTA TIMUR (Beritakeadilan, DKI Jakarta) – Dalam rangka menjamin Keamanan, Keselamatan dan Layanan Prima kepada pengguna jasa Bandara, Bandar Udara Halim Perdanakusuma gelar latihan Airport Emergency Exercise And Airport Contigency Exercise ( AEE & ACE ), Kamis (16/11/2023).
Kolonel Nav Insan Nanjaya sebagai Executive General Manager Operasional Bandara Halim Perdanakusuma mengatakan kegiatan perdana pasca pandemi covid-19 akan dilakukan secara rutin sesuai peraturan yang berlaku tentang rencana penanggulangan keadaan darurat bandar udara.

“Terkait dengan latihan AEE & ACE telah kita lakukan bersama dengan stakeholder atau instansi terkait di sekitaran Bandara Halim dalam radius 8 km, latihan ini adalah latihan rutin yang akan kita laksanakan sesuai peraturan yang berlaku dan ini kita latihan setelah mengalami pandemi pada tahun 2019”, Terang Kolonel Nav Insan Nanjaya.
Skenario latihan penanggulangan keadaan darurat yang dilakukan pada tahun ini merupakan penangggulangan kebakaran pada pesawat setelah landing.
“Skenario tadi kita sudah saksikan, latihan penanggulangan keadaan darurat kebakaran setelah landing dan melakukan penanganan pada korban dengan 40 penumpang pesawat dengan sebagian selamat dan ada beberapa yang mengalami luka berat,” tutur Insan.
Insan Nanjaya mengatakan tujuan dari latihan ini untuk melatih kordinasi dilapangan serta melatih secara keseluruhan dengan apa yang sudah dilaksanakan secara partial atau module exercise pada tahapan sebelumnya sehingga dapat mengetahui tahapan-tahapan mulai dari keadaan darurat itu berlaku sampai penanganan selesainya keadaan darurat.
(Frs)

Belum ada komentar