PLTU Sumbagsel-1 Berikan Bantuan 4 Toren dan Distribusikan Air Bersih di Desa Keban Agung OKU

beritakeadilan.com,

KABUPATEN OGAN KOMERING ULU (BeritaKeadilan, Sumsel) – PLTU Sumbagsel-1 merealisasikan komitmen bantuan distribusi air bersih untuk warga Desa Keban Agung Kecamatan Semidang Aji Kabupaten Ogan Komering Ulu Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (02/11/2023).

Adapun bantuan distribusi air bersih tersebut sesuai hasil kesepakatan pada saat sosialisasi dengan para perwakilan masyarakat dan Tripika Kecamatan Semidang Aji terkait dengan adanya pekerjaan pembuatan head water intake yang berada di pinggir Sungai Ogan, pekerjaan tersebut direncanakan selesai pada akhir bulan November 2023.

Gunawan Ichsan selaku perwakilan perusahaan PLTU Sumbagsel-1 menyampaikan bahwa pendistribusian air bersih ini untuk kebutuhan masayarakat yang akan digunakan sebagai kebutuhan sehari – hari antara lain memasak, air minum.

“Bantuan distribusi air bersih ini sebagai bentuk tanggung jawab terhadap masyarakat Desa Keban Agung yang selama ini mengambil air di Sungai Ogan yang mana titik pengambilannya berada di sekitar area pekerjaan water intake” jelas Gunawan Ichsan.

Lanjut Gunawan Ichsan, perusahaan juga telah membagikan 4 buah set bak penampungan air (toren) yang di tempatkan di setiap dusun yang ada di Desa Keban Agung dan akan diisi oleh mobil tanki milik perusahaan setiap pagi dan sore.

Saat pengisian air tampak masyarakat sangat antusias dan merasa sangat terbantu karena air untuk kebutuhan memasak dan minum, masyarakat tidak perlu lagi mengambil ke Sungai.

“Untuk Penyerahan fasilitas itu sendiri diterima oleh BPD dan Kepala Desa serta perwakilan masyarakat”, ungkap Gunawan Ichsan.

Diketahui bersama, saat ini sedang dilakukan pembuatan head water intake di Sungai Ogan sebagai bagian dari kegiatan konstruksi yang nantinya air tersebut akan digunakan untuk menyuplai kebutuhan operasional PLTU Mulut Tambang Sumbagsel-1 2 x 150 MW. Ujarnya.

Gunawan Ichsan juga menjelaskan guna meluruskan isu atau informasi yang selama ini berkembang, terkait pekerjaan tersebut tidak ada kegiatan untuk membendung ataupun pembendungan Sungai Ogan atau pembuatan bendungan, yang ada adalah pembuatan cover dam berupa bronjong untuk membatasi area kerja, dan itupun sifatnya sementara, aliran air tetap terjaga karena hanya dialihkan ke salah satu sisi sungai.

(Al)

Belum ada komentar