TOBA (BeritaKeadilan, Sumatera Utara) – Manguji Nababan, M.A., sebagai kepala pusat Dokumentasi Dan Pengkajian kebudayaan Batak Dari Universitas HKBP Nomensen Hari Ulos Nasional yang di nobatkan setiap tanggal 17 Oktober 2023 , dimana ulos adalah karakter dari budaya Batak yang selalu berhubungan erat dengan adat istiadat budaya Batak sebagai alat atau media pemberkatan sampai turun temurun yang tidak dapat di lupakan ataupun di tiadakan oleh seluruh keturunan si Raja Batak di seluruh dunia.Senin.(16/10/2023)
Manguji Nababan menyampaikan jika kegiatan hari ulos nasional 17 Oktober 2023 ini pertama kami mengucapkan kepada kepada masyarakat dan animo antusias masyarakat dan team karnival yang membawa ulos seribu meter yang menjadi program yayasan Pusuk buhit yang menjadi salah satu cara bagaimana memeriahkan bagaimana pentingnya ulos sebagai identitas habatakon yang harus dipelihara sebagaimana ulos tidak bisa dipisahkan dari kehidupan orang Batak sejak dari kandungan sampai meninggal dunia jadi sejak kelahiran sampai pembaptisan(tradidi) ,menikah, meninggal sampai ulos Saput misalnya , ulos itu selalu hadir selalu setia mengikuti kehidupan orang Batak secara kultural dan sosial.
Lanjut Manguji Menyampaikan dasar dari pelaksanaan hari Ulos ketika pemerintah sudah menetapkan ulos itu menjadi warisan budaya harta benda. Tanggal 8 sebenarnya dan sebanarnya saya yang menghadiri sidang itu dan menyampaikan usulan itu ke pemerintah melalui kementrian pendidikan dan budaya sejak 2015 yang di catat sebagai hari ulang tahun pertama hari ulos sampai saat ini yang sudah ke 9 namun ketika pandemi covid sempat terhentikan kondisinya tidak mengijinkan, dan kita akan tetap mengagungkan hari ulos itu kedepan karena memang sangat bermanfaat , atau menguatkan atau menciptakan ulos Batak dan juga berdampak bagi kesejahteraan penenun dan juga dan penggiat UMKN da menghasilkan menjadi sumber penghasilan pendapatan atau sumber pendapatan bagi seluruh masyarakat Batak dan wacana yang kita bawah adalah bagaimana menyentuh hati masyarakat Batak dan kita berusaha mendorong UMKN dan memberikan semacam pembelajaran kepada masyarakat seperti apa ulos itu. Ungkapnya …
(Alex)

Belum ada komentar