SURABAYA (Beritakeadilan.com, Jawa Timur) – Sebanyak 11 mahasiswa Magister Teknik Sipil Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya ikut ambil bagian dalam International Postgraduate Conference on Civil Engineering (IPCCE) 2025 yang digelar di Gedung CIBE Institut Teknologi Bandung (ITB).
Kepala Program Studi Magister Teknik Sipil Untag Surabaya, Dr. Ir. Hanie Teki Tjendani, S.T., M.T., menegaskan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam forum akademik internasional semacam ini mempunyai nilai strategis untuk memperkuat kapasitas riset dan wawasan ilmiah.
“Event seperti IPCCE bukan sekadar ajang kompetisi atau mengejar predikat terbaik, tetapi sarana belajar di ruang lingkup yang lebih luas. Parallel session tidak memisahkan mahasiswa S2 dan S3, pembagian hanya berdasarkan konsentrasi bidang keilmuan. Jika mahasiswa mampu tampil baik dan mendapat penghargaan, hal itu menjadi bonus, bukan tujuan utama,” ujar Hanie yang turut hadir sebagai peserta resmi, Sabtu (06/12/25).
Dalam beberapa sesi presentasi, mahasiswa yang sedang menyelesaikan tesis menerima beragam pertanyaan kritis dari peserta lain yang sebagian besar berasal dari jenjang doktoral.
Hanie menilai dinamika diskusi tersebut justru menjadi pengalaman pembelajaran yang sangat berarti.
“Pertanyaan-pertanyaan yang tajam menjadi masukan yang dapat dipertimbangkan untuk penelitian lanjutan mereka. Ini kesempatan bagus untuk melihat bagaimana karya mereka dipandang oleh komunitas akademik yang lebih luas,” jelasnya.
Konferensi yang berlangsung pada 3–4 Desember 2025 itu membawa tema Resilient Infrastructure for Sustainable Development: Innovations and Challenges in Civil Engineering. Acara ini menjadi ruang pertukaran ide, penelitian, dan inovasi teknik sipil dari peneliti pascasarjana berbagai negara.
Dari 11 mahasiswa tersebut, tujuh orang tampil sebagai pemakalah dan mempresentasikan hasil penelitian tesis melalui parallel session secara daring. Empat pemakalah lainnya hadir secara luring di Bandung. Sementara seorang dosen berstatus peserta non-pemakalah karena agenda konferensi diperuntukkan khusus bagi mahasiswa pascasarjana.
Seluruh kehadiran mahasiswa dan dosen pendamping tercantum dalam surat tugas resmi Fakultas Teknik Untag Surabaya bernomor 959/K/FT/XI/2025.
IPCCE 2025 merupakan pengembangan dari Konferensi Nasional Pascasarjana Teknik Sipil (KNPTS) yang sebelumnya menjadi agenda rutin Pascasarjana Teknik Sipil ITB. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, format konferensi kini melibatkan peserta internasional dari jenjang magister hingga doktoral, sehingga diskusi ilmiah berlangsung lebih intens dan menantang.
Partisipasi mahasiswa Untag Surabaya juga bukan kali pertama. Pada KNPTS 2024, perwakilan mereka bahkan meraih predikat Pembawa Makalah Terbaik lewat penelitian terkait pembangunan flyover menuju Bandar Udara Juanda, Sidoarjo.
Melalui keterlibatan di IPCCE 2025, Program Magister Teknik Sipil Untag Surabaya memperlihatkan komitmen berkelanjutan untuk memperluas jaringan akademik di tingkat nasional dan global. Kegiatan ini diharapkan memperkuat kualitas penelitian mahasiswa sekaligus meningkatkan kontribusi Untag Surabaya dalam pengembangan ilmu teknik sipil berkelanjutan.(**)





Belum ada komentar