Upacara Bendera Bulanan Tanggal 17 di Rumkital Dr. Midiyato Suratani, Ini Amanat Panglima TNI

Upacara Bendera Bulanan Tanggal 17 di Rumkital Dr. Midiyato Suratani, Ini Amanat Panglima TNI
beritakeadilan.com,

KOTA TANJUNGPINANG ( Beritakeadilan, Kepulauan Riau) – Pada hari Senin (17/04/2023), seluruh personel Rumkital Dr. Midiyato Suratani melaksanakan upacara pengibaran bendera, bertempat di Lapangan Apel Rumkital Dr. Midiyato Suratani, Jl. Ciptadi No.01 Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), Kepala Departemen Kesehatan Ibu dan Anak (Kadep KIA) Rumkital Dr. Midiyato Suratani Letkol Laut (K) dr. Heru Nurdianto, Sp. U., dan ditunjuk sebagai Komandan Upacara (Danup) Mayor Laut (K) Binamin Tarigan, A. Md., yang kesehariannya menjabat sebagai Kasubbag Fasilitas Dep. Jangklin Rumkital Dr. Midiyato Suratani.

Upacara bendera yang diselenggarakan setiap tanggal 17 ini, memiliki arti penting dan bertujuan untuk meningkatkan semangat juang dan cinta tanah air serta sebagai media komunikasi unsur pimpinan kepada satuan-satuan dibawahnya.

Mengawali amanat tertulisnya yang dibacakan oleh Kadep KIA, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa dan selamat menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1444 Hijriah, bagi rekan-rekan yang beragama Islam. Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan mari kita songsong datangnya hari kemenangan dengan terus memperbanyak amal kebaikan dan berbagi kepada sesama.

“Setelah pandemi Covid-19 mulai mereda, dunia global saat ini dihadapkan dengan potensi ancaman krisis ekonomi, krisis finansial dan krisis energi. Selain itu, perang berkepanjangan antara Rusia dan Ukraina, dan ketegangan di beberapa kawasan di dunia menyebabkan kondisi geopolitik semakin memanas, di dalam negeri sendiri, situasi dan kondisi keamanan saat ini relatif kondusif, demikian juga dengan kondisi ekonomi dan inflasi kita juga relatif terkendali dan lebih baik dibandingkan dengan kondisi
negara-negara lain di dunia. Namun demikian, kita masih memiliki beberapa pekerjaan rumah seperti gangguan keamanan dan kekerasan di Papua yang masih berlangsung, ancaman teror dan radikalisme, kondisi politik yang mulai memanas menjelang pemilihan umum serentak 2024 dan potensi gangguan keamanan saat arus mudik Idul Fitri 1444 Hijriah”, tutur Laksamana TNI Yudo Margono.

Lebih lanjut Panglima TNI menambahkan, “Menyikapi beragam kondisi dan tantangan yang dihadapi bangsa tersebut, TNI sebagai alat utama pertahanan negara harus mampu terus beradaptasi guna menjalankan fungsinya sebagai penangkal, penindak dan pemulih terhadap setiap bentuk ancaman. TNI harus selalu hadir di tengah masyarakat
guna membantu dan mengatasi kesulitan yang ada”.

Sebelum mengakhiri amanatnya, Panglima TNI menyampaikan beberapa penekanan kepada seluruh Perwira, Bintara, Tamtama, dan Pegawai Negeri Sipil TNI sebagai pedoman dalam berdinas dan bertugas, agar TNI mampu lebih berperan sekaligus menjaga posisi kita sebagai lembaga teratas yang paling dipercaya publik.

Pertama, asah dan pelihara terus naluri tempur kalian. Sebagai prajurit TNI, kita harus siap setiap saat untuk diterjunkan dalam konflik bersenjata. Kedua, rebut hati rakyat melalui kegiatan-kegiatan sosial yang secara nyata akan membantu kesulitan masyarakat sekitar seperti bakti sosial, pengobatan massal dan penyelenggaraan bazar murah. Selain itu, hindari sikap arogan yang hanya akan menyakiti hati rakyat.

Ketiga, jaga sinergisitas dengan aparat Pemerintah, Polri serta Kementerian dan Lembaga lainnya dalam pelaksanaan tugas keseharian. Dalam waktu dekat,
masyarakat akan melaksanakan mudik dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Fitri, mari kita bantu Pemerintah dengan memberdayakan sumber daya yang kita miliki untuk menjamin kelancaran dan keamanan kegiatan tahunan tersebut.

Keempat, hindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun mencoreng nama baik TNI. Kelima, tahapan pemilihan umum serentak sudah dimulai, saya tekankan kepada seluruh prajurit TNI agar menjaga netralitas TNI. Jaga kepercayaan masyarakat dengan tidak terlibat politik praktis dalam bentuk apapun.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh prajurit TNI atas dedikasi, profesionalisme dan loyalitas yang kalian tunjukkan. Kalian telah menjaga seluruh jengkal tanah air tanpa mengenal lelah dan tetap semangat meski beberapa dari kalian bertugas jauh dari keluarga. Selamat melanjutkan tugas dan jadilah prajurit TNI yang profesional, modern dan tangguh. Sebagai insan yang beriman marilah kita senantiasa memohon petunjuk dan perlindungan dari Tuhan
Yang Maha Kuasa, Allah Subhanahu Wa Ta’ala, agar kita senantiasa diberikan kekuatan dalam meneruskan langkah serta pengabdian kita kepada bangsa dan negara yang kita cintai bersama”, pungkas Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M.

Upacara yang berlangsung dengan khidmat tersebut diikuti oleh PJU Rumkital setempat yang tergabung dalam pleton deputasi Pamen, sementara itu terlibat sebagai pasukan upacara yang tergabung dalam kompi satu, yaitu satu pleton Pama, satu pleton gabungan Bintara dan Tamtama, satu pleton ASN serta tergabung dalam kompi dua, satu pleton CPNS serta PPNPN.

(M.Nur, HUMAS MDT)

Belum ada komentar