Polsek Kenjeran Perketat Patroli Pesisir Surabaya Antisipasi Banjir Rob dan Kejahatan 3C

Foto: Personel Polsek Kenjeran saat patroli dan memberikan imbauan kepada warga pesisir Pantai Kejawan Lor Surabaya terkait cuaca ekstrem dan potensi banjir rob.
beritakeadilan.com,

SURABAYA, JAWA TIMUR – Personel Polsek Kenjeran jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak memperketat pengawasan di kawasan pesisir guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem serta potensi banjir rob yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Langkah antisipatif tersebut diwujudkan melalui patroli Harkamtibmas dan dialog langsung bersama masyarakat di kawasan Pantai Kejawan Lor, Surabaya, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan patroli dipimpin langsung oleh Perwira Pengawas (Pawas) Polsek Kenjeran, AKP Dwi Raharjo, bersama personel piket fungsi. Selain melakukan pemantauan situasi keamanan, petugas juga memberikan edukasi keselamatan kepada nelayan, pengunjung pantai, hingga warga sekitar pesisir.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak melalui Kasi Humas Iptu Suroto mengatakan, patroli kewaspadaan tersebut menjadi bagian dari langkah cepat kepolisian dalam merespons kondisi cuaca yang berubah drastis di wilayah pesisir Surabaya.

Iptu Suroto menegaskan, masyarakat yang beraktivitas di sekitar bibir pantai diminta meningkatkan kewaspadaan demi menghindari risiko kecelakaan akibat cuaca buruk maupun kenaikan air laut.

“Petugas di lapangan memberikan imbauan langsung kepada masyarakat mengenai bahaya cuaca ekstrem dan potensi air rob yang sewaktu-waktu bisa naik di kawasan pesisir. Kami meminta warga, khususnya yang beraktivitas di dekat bibir pantai, untuk selalu waspada dan mengutamakan keselamatan,” ujar Iptu Suroto, Rabu (20/5/2026).

Menurutnya, langkah preventif ini dilakukan untuk meminimalisir potensi kerugian maupun gangguan keamanan yang dapat muncul saat kondisi cuaca tidak menentu.

Selain fokus pada mitigasi bencana alam, patroli intensif yang dilakukan jajaran Polsek Kenjeran juga menyasar titik-titik rawan kriminalitas jalanan.

Petugas melakukan penyisiran di sejumlah area yang dianggap rawan guna mengantisipasi aksi kejahatan 3C, yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.

“Sinergi antara imbauan keselamatan dan antisipasi kejahatan 3C ini merupakan komitmen kami untuk memastikan warga Surabaya, khususnya di wilayah pesisir Kenjeran, dapat beraktivitas dengan rasa aman dan nyaman,” pungkas Iptu Suroto.

Dengan patroli rutin yang ditingkatkan, kepolisian berharap masyarakat pesisir semakin sadar akan pentingnya kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem sekaligus menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.

Belum ada komentar