Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan: Brimob Sumsel Pulihkan Akses Aceh Tenggara
ACEH TENGGARA (Beritakeadilan.com, Aceh)-Satbrimob Polda Sumatera Selatan dengan tegas menyatakan komitmen “Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan”, sebuah makna luhur dari semboyan Brimob yang telah melekat kuat dalam diri setiap personel Satbrimob Polda Sumsel. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Operasi Aman Nusa II BKO Polda Aceh, dengan menerjunkan sebanyak 1 Kompi personel untuk membantu pemulihan pascabencana alam di wilayah Provinsi Aceh.
Dalam operasi kemanusiaan ini, personel Satbrimob Polda Sumsel melaksanakan kegiatan kurve dan pembersihan jembatan sementara agar dapat kembali dilalui oleh masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di sekitar Jembatan Pelangi, Desa Batu Bulan Asli, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, yang sebelumnya terdampak bencana alam sehingga menghambat aktivitas dan mobilitas warga.

Seluruh rangkaian kegiatan dipimpin dan dikendalikan oleh Dpp Danyon Gas Kompol Irfan Abdul Gofar, S.I.K., yang terus menekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan, disiplin, dan semangat pengabdian demi kemanusiaan.
Melalui kegiatan ini, Satbrimob Polda Sumsel tidak hanya hadir untuk menjaga stabilitas keamanan, namun juga berperan aktif dalam misi kemanusiaan guna membantu masyarakat bangkit dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari. Kehadiran personel Brimob di lokasi bencana diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan serta memberikan rasa aman dan harapan baru bagi masyarakat terdampak.
Narasi “Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan” menjadi bukti nyata bahwa Satbrimob Polda Sumsel senantiasa siap berada di garis terdepan, mengabdikan diri untuk bangsa dan negara, khususnya dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi musibah bencana alam.
M.NUR