Pelayanan Buruk

Air PDAM Mati Total di Green Ara Bekasi, Warga Layangkan Protes Keras

oleh : -
Air PDAM Mati Total di Green Ara Bekasi, Warga Layangkan Protes Keras

KABUPATEN BEKASI (Beritakeadilan.com, Jawa Barat)-Sejumlah warga di Perumahan Green Ara, Cluster Ebony, Harapan Indah, Kabupaten Bekasi, melayangkan protes keras terkait terhentinya distribusi air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Layanan dilaporkan mati total sejak Minggu (27/12/2025) hingga Rabu (31/12/2025).

Kondisi ini memicu keresahan pelanggan karena dinilai minim informasi resmi dari pihak pengelola. Salah satu warga yang terdampak menyatakan bahwa absennya aliran air selama empat hari terakhir telah melumpuhkan aktivitas domestik dan sanitasi warga.

"Kami memprotes keras matinya distribusi air bersih ini. Hingga saat ini, belum ada penjelasan yang jelas, terbuka, dan bertanggung jawab dari pihak PDAM," ujar salah seorang pelanggan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (31/12/2025).

Warga menilai PDAM, sebagai penyedia layanan publik, diduga kurang responsif dalam memberikan informasi darurat. Terhentinya pasokan air bersih tidak hanya mengganggu kebutuhan rumah tangga, tetapi juga berdampak pada aspek kesehatan dan ekonomi warga setempat.

Ketidakterbukaan mengenai penyebab gangguan serta belum adanya estimasi waktu normalisasi menjadi poin utama kekecewaan warga. Mereka menganggap penyelenggara layanan gagal dalam menjalankan fungsi komunikasi publik yang efektif.

Menyikapi kebuntuan ini, warga Cluster Ebony mengajukan beberapa poin tuntutan kepada manajemen PDAM, di antaranya:

  1. Klarifikasi Resmi: Penjelasan mendetail mengenai penyebab gangguan distribusi.
  2. Kepastian Normalisasi: Informasi akurat mengenai kapan air kembali mengalir.
  3. Tanggung Jawab: Bentuk kompensasi atau solusi nyata atas kerugian pelanggan.

"Jika tuntutan ini tidak segera direspons, kami mempertimbangkan untuk membawa persoalan ini ke tingkat yang lebih tinggi, seperti DPRD Kabupaten Bekasi atau Ombudsman, guna mendapatkan pengawasan atas kualitas pelayanan publik ini," tegas perwakilan warga.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak PDAM setempat guna mendapatkan perimbangan informasi terkait kendala teknis yang terjadi di lapangan. Sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik, hak jawab dari pihak terkait akan dimuat pada pemberitaan selanjutnya untuk menjaga keberimbangan informasi. (M.NUR)

banner 400x130
banner 728x90