Kapolres Toba Memberikan Motivasi Kepada Peserta KMD Pembina Pramuka Penggalang

beritakeadilan.com,

KABUPATEN TOBA (Beritakeadilan.com, Sumatera Utara)-70 (tujuh puluh) guru dari berbagai SMP negeri dan swasta di Kabupaten Toba mengikuti Kursus Mahir Dasar (KMD) Pembina Pramuka Penggalang yang diselenggarakan di Aula SKB Porsea. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, dari 2 Juli – 8 Juli 2025. Kegiatan tersebut bertujuan memberikan bekal kompetensi dasar kepramukaan agar mampu menjadi pembina Pramuka yang efektif di sekolah masing-masing. Minggu, 06 Juli 2025.

Selama pelaksanaan Kursus Mahir Dasar (KMD), Peserta dibekali materi seputar prinsip dasar kepramukaan, metode pelatihan, keterampilan praktis, hingga simulasi kegiatan lapangan. Materi-materi ini disampaikan secara aplikatif agar para peserta dapat langsung mengimplementasikannya di sekolah.

Kegiatan ini merupakan inisiatif Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Toba, bekerja sama dengan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Toba. Dan Kehadiran para guru dalam pelatihan ini diharapkan mampu memperkuat gerakan Pramuka sebagai bagian dari pendidikan karakter siswa yang terstruktur, menyenangkan, dan relevan dengan tantangan zaman.

Sekretaris Kwarcab Toba bersama Kepala Bidang Pembinaan Kepemudaan, Bereghman S.A. Pane, S.Pd., M.M. Dalam sambutannya, Bereghman menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat penting dalam membentuk guru yang tidak hanya mampu mengajar, tetapi juga mendampingi siswa dalam kegiatan pembinaan karakter. Ia menegaskan bahwa pemilihan waktu pelaksanaan kursus, yakni menjelang tahun ajaran baru, sengaja dirancang agar tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Bereghman juga menyampaikan harapan agar seluruh peserta mampu menerapkan ilmu yang diperoleh selama pelatihan ini di sekolah masing-masing, khususnya dalam pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang akan segera berlangsung. Menurutnya, momen MPLS menjadi waktu yang tepat untuk langsung mengaplikasikan keterampilan kepramukaan sebagai bagian dari pengenalan nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, dan karakter positif kepada siswa baru.

Kursus Mahir Dasar ini menjadi tonggak awal bagi peningkatan kapasitas pembina Pramuka di Kabupaten Toba. Bereghman menegaskan bahwa pihaknya juga telah merencanakan pelatihan lanjutan dalam bentuk Kursus Mahir Lanjutan (KML), sebagai komitmen berkelanjutan untuk mendukung guru menjadi pembina Pramuka yang berkualitas. Dengan semangat baru dan pembina yang terlatih, gerakan Pramuka di Toba diharapkan bangkit kembali sebagai kekuatan moral dalam pendidikan generasi muda, tegas Bereghman S.A. Pane, S.Pd., M.M.

Kursus Mahir Dasar (KMD) mendapatkan perhatian khusus dari Kapolres Toba AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga yang hadir langsung memberikan motivasi dan arahan kepada peserta. Dalam sambutannya, AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga berharap bahwa gerakan Pramuka harus menjadi bagian utama dalam pembangunan karakter siswa di sekolah.

Menurutnya, kegiatan Pramuka bukan sekadar pelengkap, melainkan instrumen penting dalam mencetak generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan mandiri. Oleh karena itu, ia mendorong agar pembina yang sudah mengikuti KMD benar-benar diberi ruang untuk berkarya dan memimpin kegiatan Pramuka di sekolah masing-masing.

Menutup sambutannya, ia berharap seluruh peserta yang mengikuti pelatihan untuk bersinergi menjadikan Pramuka sebagai gerakan yang hidup, menyenangkan, dan bermakna bagi peserta didik. Ia berharap para guru yang telah mengikuti KMD(Kursus Mahir Dasar) tidak hanya menjalankan tugas sebagai kewajiban, tetapi menjadikannya sebagai panggilan jiwa. (Alex)

Belum ada komentar