TAPANULI UTARA, SUMATERA UTARA – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara memperkuat komitmen peningkatan mutu pendidikan melalui dukungan terhadap revitalisasi sarana sekolah, pemanfaatan teknologi pembelajaran, dan penguatan kapasitas tenaga pendidik.
Komitmen tersebut mengemuka saat Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., bersama Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., mendampingi kunjungan kerja Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Pd., di Kabupaten Tapanuli Utara, Kamis (15/10/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Mendikdasmen meninjau hasil revitalisasi sekolah, memantau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta berdialog dengan siswa dan guru untuk menyerap aspirasi terkait peningkatan kualitas pembelajaran.
Dua sekolah yang menjadi lokasi peninjauan adalah SD Negeri 173281 Lumban Julu dan SMP Negeri 4 Tarutung. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya melihat secara langsung kondisi sarana pendidikan sekaligus mendorong pemanfaatan fasilitas sekolah secara optimal.
Di SD Negeri 173281 Lumban Julu, Abdul Mu’ti menyampaikan rencana penambahan tiga unit papan interaktif digital atau smartboard untuk mendukung proses pembelajaran berbasis teknologi.
Ia menegaskan, pembangunan dan penyediaan fasilitas pendidikan perlu diimbangi dengan pemanfaatan serta perawatan yang berkelanjutan agar memberikan manfaat nyata bagi peserta didik.
“Fasilitas yang telah dibangun harus dimanfaatkan dan dirawat dengan baik agar mendukung peningkatan mutu pendidikan,” ujar Abdul Mu’ti.
Usai meninjau sekolah, Mendikdasmen melanjutkan agenda dengan berdialog bersama para guru dari jenjang PAUD, SD, SMP, dan SMA serta jajaran Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara di Kantor Bupati.
Dialog tersebut menjadi ruang komunikasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan tenaga pendidik untuk membahas kebutuhan serta tantangan penyelenggaraan pendidikan di daerah.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat sarana dan prasarana pendidikan, mendorong pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.
Melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah, peningkatan kualitas pendidikan diharapkan tidak hanya ditopang oleh ketersediaan fasilitas, tetapi juga oleh pemanfaatan teknologi yang tepat, kualitas pembelajaran, dan peran aktif tenaga pendidik dalam membentuk generasi yang unggul.

Belum ada komentar