KABUPATEN MALANG, JAWA TIMUR – IKS.PI Kera Sakti Cabang Tuban meraih Juara Umum III pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) II IKS.PI Kera Sakti Pengda Jawa Timur Tahun 2026 yang berlangsung di Malang, 2–4 Oktober 2026.
Hasil tersebut diperoleh setelah 14 pesilat yang memperkuat kontingen IKS.PI Kera Sakti Cabang Tuban berhasil meraih podium dalam berbagai nomor tanding dan seni. Mereka mengoleksi enam Juara I, empat Juara II, dan empat Juara III.
Capaian tersebut menjadi indikator positif bagi keberlanjutan pembinaan IKS.PI Kera Sakti Cabang Tuban. Selain menunjukkan kemampuan kompetitif di arena, hasil pertandingan juga merepresentasikan proses latihan yang mencakup aspek teknik, fisik, mental, disiplin, serta pengalaman bertanding.
Menariknya, para pesilat yang membawa nama IKS.PI Kera Sakti Cabang Tuban berasal dari sejumlah lembaga pendidikan. Hal itu memperlihatkan keterhubungan antara aktivitas olahraga, lingkungan pendidikan, dan pengembangan potensi generasi muda.
Ahmad Nasiqhul Lutfi, siswa MAN 1 Bojonegoro, meraih Juara III Kategori A Dewasa. Sementara Muhammad Kevin Ferdinan Syahputra, siswa SMPN 1 Senori, meraih Juara I Kategori Seni Tunggal Pra Remaja Putra.
Dari SD Negeri Rayung 2, Kayla Azzahra Damayanti meraih Juara I Kategori Seni Tunggal Remaja Putri, sedangkan Fania Putri Septiana menjadi Juara I Kategori Jurus Tunggal Usia Dini Putri.
Prestasi lainnya diraih Ahmad Khoirul Fata, siswa MAN 1 Bojonegoro, yang meraih Juara I Kategori H Dewasa. Khotimatuz Zahra Ramadhani, juga dari MAN 1 Bojonegoro, meraih Juara I Kategori Seni Tunggal Dewasa Putri.
Selanjutnya, Muhammad Dimas Aditya Saputra, siswa MAN 2 Bojonegoro, meraih Juara II Kategori D Remaja. Noviatulkarisma Nayla Ryfa, siswi SMP Negeri 2 Parengan, meraih Juara I Kategori Seni Tunggal Remaja Putri Tangan Kosong.
Pada nomor tanding, Raka Dinata, mahasiswa Universitas Negeri Surabaya, meraih Juara III Kelas F, sedangkan Alief Asnando, mahasiswa Universitas Negeri Surabaya, meraih Juara II Kelas E.
Bima Putra Satrio, siswa SMPN 1 Senori, menyumbangkan Juara I Kategori Seni Remaja Prestasi. Romy Basthian Na’im, siswa SMAJA Jatirogo, meraih Juara II Kategori Tanding Kelas D.
Kemudian Rizky Eka Syahputra, siswa SMA 1 Kenduruan, meraih Juara III Kategori D Dewasa. Sementara Mifta Rahmatul Hidayah, siswi MAN 1 Bojonegoro, meraih Juara II Kategori Under A Dewasa Putri.
Ketua IKS.PI Kera Sakti Cabang Tuban, Sutaji, mengapresiasi perjuangan seluruh pesilat yang telah membawa nama organisasi dan daerah dalam Kejurda tersebut. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada pelatih, official, pengurus, orang tua, serta pihak-pihak yang turut memberikan dukungan.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas capaian ini. Terima kasih kepada atlet, pelatih, official, pengurus, orang tua, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan. Prestasi ini bukan akhir, tetapi menjadi penyemangat untuk terus berlatih, memperbaiki kekurangan, dan memberikan yang terbaik di setiap kesempatan,” ujar Sutaji.
Menurut Sutaji, hasil Kejurda perlu ditempatkan sebagai bagian dari proses evaluasi. Keberhasilan meraih podium menjadi modal untuk mempertahankan kualitas, sementara kekurangan yang muncul selama pertandingan menjadi bahan perbaikan menghadapi kompetisi berikutnya.
Ketua Dewan Teknik Persilatan Cabang Tuban, Sarkali, menilai kesinambungan latihan menjadi faktor penting dalam menjaga perkembangan kemampuan pesilat. Evaluasi secara berkala diperlukan agar peningkatan kemampuan teknik dan strategi dapat berlangsung secara terukur.
Sementara itu, pelatih Wendro mengapresiasi daya juang seluruh pesilat selama pertandingan. Menurutnya, pengalaman bertanding di Malang memberikan bahan evaluasi untuk memperkuat aspek teknik, kondisi fisik, kesiapan mental, dan kedisiplinan.
Bagi IKS.PI Kera Sakti Cabang Tuban, capaian tersebut tidak berhenti pada perolehan medali. Keberhasilan para pesilat dari berbagai jenjang pendidikan menunjukkan adanya ruang kolaborasi antara organisasi olahraga dan lingkungan pendidikan dalam mendorong generasi muda mengembangkan potensi secara positif.
Karena itu, keberlanjutan prestasi membutuhkan proses yang konsisten. Latihan terarah, regenerasi atlet, peningkatan kualitas kepelatihan, serta dukungan orang tua dan lingkungan pendidikan menjadi unsur penting agar potensi yang telah terlihat di arena dapat terus berkembang.
Raihan Juara Umum III di Malang sekaligus menjadi pijakan bagi IKS.PI Kera Sakti Cabang Tuban untuk meningkatkan standar kompetitif pada kejuaraan berikutnya. Bagi 14 pesilat yang berhasil naik podium, hasil tersebut menjadi tolok ukur untuk kembali berlatih, mengevaluasi kekurangan, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan kompetisi selanjutnya.

Belum ada komentar