Penerbang TNI Lulus Seleksi Ketat Siap Jaga Langit

Asisten Personel (Aspers) Panglima TNI Marsda TNI Djohn Amarul memimpin langsung Sidang Pantukhir Tahap II Penerimaan Perwira PSDP Penerbang TNI Tahun Anggaran 2026 di Aula Spers TNI, Gedung B2 Lantai 4, Jakarta Timur, Rabu (30/9/2026)
beritakeadilan.com,

JAKARTA TIMUR, DKI JAKARTA-Mabes TNI Cilangkap kembali menjadi saksi lahirnya calon penjaga benteng udara nasional melalui proses penyaringan yang kian ketat. Asisten Personel (Aspers) Panglima TNI Marsda TNI Djohn Amarul memimpin langsung Sidang Pantukhir Tahap II Penerimaan Perwira PSDP Penerbang TNI Tahun Anggaran 2026 di Aula Spers TNI, Gedung B2 Lantai 4, Jakarta Timur, Rabu (30/9/2026). Langkah penentuan ini menandai puncak dari rangkaian evaluasi menyeluruh yang menguji mental, fisik, serta kapasitas intelektual para calon perwira.

Proses penetapan kali ini menuntut standar kualitas kualifikasi yang tinggi dan tanpa kompromi. Dalam arahan resminya, Aspers Panglima TNI menegaskan bahwa calon perwira penerbang harus menguasai kompetensi teknis sekaligus potensi penerbangan yang teruji sejak dini. Penilaian mendalam tersebut mencakup Attitude Test khusus yang telah berlangsung di Lanud Adisutjipto Yogyakarta guna memastikan integritas psikologis serta kepribadian calon prajurit.

Dari 21 peserta terbaik yang berhasil menembus tahap akhir, panitia menetapkan 15 peserta resmi menyabet tiket kelulusan untuk melangkah ke Pendidikan Pertama (Dikma). Penyeleksian yang berlangsung transparan ini mengedepankan prinsip keadilan serta mengacu pada kriteria keprajuritan yang terukur. Keberhasilan para peserta ini menjadi bukti keunggulan kompetensi di tengah ketatnya persaingan seleksi penerbangan militer.

Langkah perjuangan para calon penerbang ini berlanjut secara mendesak mulai 1 Oktober 2026 di Akademi Militer (Akmil), Magelang. Kawah candradimuka Magelang akan membentuk fisik, kepemimpinan, dan doktrin militer mereka sebelum resmi mengendalikan alutsista udara modern. Penggemblengan ini memegang peranan krusial guna mencetak perwira yang tangguh, sigap, dan berdedikasi tinggi demi mengawal kedaulatan wilayah udara Republik Indonesia.

Belum ada komentar