KABUPATEN SIDOARJO, JAWA TIMUR – Fasilitas keamanan yang dibeli menggunakan alokasi Dana Desa di Desa Sawohan, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, kini hanya menjadi pajangan mati.
Kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sudut Pos Kamling RT 04 RW 01 dilaporkan mati total dalam kurun waktu yang cukup lama tanpa ada pemeliharaan dari pemerintah desa setempat.
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi pada Senin (17/8/2026), unit kamera pengawas tersebut sama sekali tidak aktif.
Indikator lampu daya mati sepenuhnya, dan perangkat dipastikan tidak melakukan perekaman aktivitas lingkungan.
Aset publik yang bersumber dari uang rakyat itu dinilai sia-sia karena dibiarkan terbengkalai tanpa perawatan berlanjut.
Warga sekitar merespons kondisi ini dengan kekecewaan, mengingat potensi gangguan keamanan di wilayah pemukiman yang membutuhkan pengawasan ekstra, khususnya pada malam hari.
“Kami warga di sini sangat bergantung pada alat itu untuk pengamanan lingkungan. Sudah lama rusak, tapi tidak pernah ada perbaikan dari desa. Fasilitas ini dibangun memakai Dana Desa, harusnya dirawat, bukan dibiarkan begitu saja,” ujar salah seorang warga setempat yang meminta namanya tidak dipublikasikan demi alasan kenyamanan.
Warga mendesak Pemerintah Desa (Pemdes) Sawohan untuk mengalokasikan anggaran pemeliharaan berkala agar aset umum tidak cepat rusak.
Mereka menilai pembiaran ini merupakan bentuk pengabaian terhadap rasa aman masyarakat.
Upaya konfirmasi telah dilakukan redaksi kepada Kepala Desa Sawohan guna meminta klarifikasi terkait penyebab kerusakan, alokasi anggaran perawatan, hingga rencana langkah konkret perbaikan.
Namun hingga berita ini ditayangkan, pesan singkat melalui aplikasi WhatsApp yang dikirimkan kepada Kades Sawohan tak kunjung mendapat respons.
Sikap bungkam dari pihak Pemdes Sawohan ini memicu tudingan bahwa otoritas desa terkesan acuh dan “tutup mata” terhadap aspirasi serta kebutuhan vital warga.
Sebagai Pos Kamling yang berfungsi sebagai garda terdepan pengawasan lingkungan, keberadaan CCTV yang aktif sangat mendesak.
Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi seluas-luasnya bagi Pemerintah Desa Sawohan demi menyajikan informasi yang utuh, objektif, dan berimbang bagi publik.

Belum ada komentar