KABUPATEN BOJONEGORO, JAWA TIMUR – Di tengah meningkatnya kebutuhan darah untuk layanan kesehatan, dua Koramil di bawah Kodim 0813 Bojonegoro menggelar Bakti Sosial Donor Darah, Senin, 6 Juli 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di Markas Koramil 0813-11/Padangan dan Markas Sementara Koramil 0813-20/Malo itu berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB. Aksi kemanusiaan ini menjaring puluhan pendonor dari kalangan TNI maupun masyarakat umum.
Bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian jajaran TNI dalam mendukung ketersediaan stok darah di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI), jajaran TNI membuka akses donor darah langsung bagi warga di Kecamatan Padangan dan Malo tanpa harus datang ke kantor PMI Kabupaten Bojonegoro.
Kegiatan juga melibatkan Ketua Persit Ranting 12 dan Ranting 21 beserta anggota yang turut menggerakkan partisipasi warga. Petugas medis dari PMI Kabupaten Bojonegoro menangani proses pengambilan darah dari awal hingga akhir kegiatan.
Antusiasme masyarakat di dua kecamatan tersebut terbilang tinggi. Dari 58 orang yang mendaftarkan diri sebagai calon pendonor, sebanyak 46 orang dinyatakan lolos skrining kesehatan dan berhasil mendonorkan darahnya.
Dari kegiatan di Koramil 0813-11/Padangan terkumpul 23 kantong darah dengan rincian golongan O sebanyak 9 kantong, golongan B 8 kantong, golongan A 5 kantong, dan golongan AB 1 kantong. Sementara dari Koramil 0813-20/Malo juga terkumpul 23 kantong darah, meliputi golongan A sebanyak 3 kantong, golongan B 5 kantong, golongan O 11 kantong, dan golongan AB 4 kantong.
Total 46 kantong darah yang terkumpul dinilai cukup signifikan untuk membantu menutupi kebutuhan stok PMI Bojonegoro dalam waktu dekat.
Komandan Koramil (Danramil) 0813-11/Padangan, Lettu Inf Sujarwo, mengatakan kegiatan ini bagian dari program kemanusiaan TNI yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin hadir bukan hanya soal keamanan wilayah, tapi juga ikut membantu kebutuhan kesehatan masyarakat. Kantong darah yang terkumpul hari ini dapat membantu di kemudian hari,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan donor darah semacam ini dapat menjadi agenda rutin, mengingat tingginya antusiasme warga dan manfaat yang didapatkan untuk masyarakat luas.
Kegiatan yang ditutup pukul 12.00 WIB itu berjalan aman dan lancar. Diharapkan sinergitas antara TNI, PMI, dan masyarakat dapat terus berlanjut pada kesempatan-kesempatan berikutnya.

Belum ada komentar