Dukung Asta Cita Presiden, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Panen 815 Kg Jagung Pipil di Kenjeran

beritakeadilan.com,

TANJUNG PERAK, JAWA TIMUR – Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama Polsek Kenjeran sukses menggelar panen raya jagung jenis pipil (Jawa) di lahan ketahanan pangan, Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, pada Rabu (24/6).

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam mendukung penuh program ketahanan pangan nasional “Asta Cita” yang dicanangkan Presiden RI.

Panen raya yang berlangsung di lahan seluas 400 meter persegi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kenjeran Kompol Yuyus Andriastanto, bersama Kabag SDM Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Soni.

Kegiatan ini juga melibatkan personel Polsek dan Polres, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Pertanian Kota Surabaya, serta Kelompok Tani Nandur Makmur.

Sebelum giat panen dimulai, Kapolsek Kenjeran memimpin apel pagi bersama seluruh personel dan anggota kelompok tani guna memastikan kesiapan.

“Dari hasil penimbangan pasca-panen, total jagung pipil yang berhasil dipanen mencapai 815 kilogram. Hasil ini diperoleh dari optimalisasi benih jagung sebanyak 2 kilogram,” ujar Kapolsek Kenjeran melalui Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto.

Iptu Suroto menjelaskan bahwa lahan yang digunakan merupakan aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya seluas satu hektar, yang pemanfaatannya dikelola oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk program ketahanan pangan.

Untuk memaksimalkan produktivitas, para petani menerapkan sistem tanam bibit secara bergantian. Strategi ini terbukti efektif memudahkan petani dalam mengolah lahan, memantau perkembangan tanaman, hingga mengatur rantai distribusi penjualan kepada konsumen.

Menariknya, seluruh hasil panen seberat 815 kg tersebut tidak dibawa ke pasar besar, melainkan langsung dijual kepada masyarakat sekitar dengan harga yang terjangkau. Langkah ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan warga setempat secara langsung.

Demi menjaga kualitas komoditas, Polsek Kenjeran dan Kelompok Tani Nandur Makmur juga aktif melakukan langkah preventif terhadap ancaman hama tanaman, seperti ulat dan tikus.

“Kami terus berkoordinasi secara intensif dengan pihak PPL Pertanian Kota Surabaya untuk penanggulangan hama. Pendampingan dari pakar ini penting agar hasil panen yang didapat benar-benar maksimal, berkualitas bagus, dan layak konsumsi,” pungkasnya.

Belum ada komentar