EastFood Indonesia Expo dan ALLPACK Surabaya 2026 Dorong Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Jawa Timur

Foto: Daud Salim CEO Krista Exhibitions Group saat konferensi pers EastFood Indonesia Expo dan ALLPACK Surabaya 2026 di Grand City Surabaya.
beritakeadilan.com,

SURABAYA, JAWA TIMUR – Kinerja ekonomi Jawa Timur yang terus menunjukkan tren positif menjadi momentum strategis bagi penyelenggaraan pameran internasional sektor makanan, minuman, pengemasan, dan industri pendukung lainnya di Kota Surabaya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada Triwulan I Tahun 2026 mencapai 5,96 persen secara tahunan (year on year) dan 1,25 persen secara triwulanan (quarter to quarter), menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Pulau Jawa.

Melihat potensi tersebut, Krista Exhibitions Group kembali menghadirkan rangkaian pameran dagang Business-to-Business (B2B) bertaraf internasional melalui EastFood Indonesia Expo (IIFEX) 2026 serta ALLPACK Surabaya 2026 (EastPack Surabaya) yang akan digelar di Grand City Convention Hall Surabaya.

Rangkaian pameran internasional yang digelar pada Juni hingga Juli 2026 tersebut diharapkan mampu menjadi stimulus bagi pertumbuhan sektor riil, memperluas pasar domestik dan ekspor, sekaligus memperkuat daya saing industri nasional.

Sebelumnya, Krista Exhibitions telah sukses menggelar Jogja Food & Beverage Expo 2026 pada 8–11 April 2026 di Jogja Expo Center Yogyakarta. Kesuksesan tersebut menjadi pijakan untuk melanjutkan agenda pameran berikutnya di Surabaya.

EastFood Indonesia Expo (IIFEX) 2026 dijadwalkan berlangsung pada 18–21 Juni 2026 sebagai salah satu pameran makanan dan minuman terbesar di Jawa Timur. Selanjutnya, ALLPACK Surabaya 2026 (EastPack Surabaya) yang berfokus pada industri pengemasan, pengolahan, dan plastik akan digelar bersamaan dengan East Beauty Pack Expo 2026 pada 1–4 Juli 2026.

Chief Executive Officer (CEO) Krista Exhibitions Group, Daud D. Salim, mengatakan bahwa tren penyelenggaraan pameran hingga pertengahan tahun 2026 menunjukkan perkembangan yang sangat positif.

“EastFood Indonesia Expo (IIFEX) 2026 akan menghadirkan lebih dari 180 peserta pameran dari dalam maupun luar negeri, sekaligus menyediakan ruang promosi dan pengembangan usaha bagi 30 UMKM. Sementara ALLPACK Surabaya 2026 (EastPack Surabaya) dan East Beauty Pack Expo 2026 akan diikuti lebih dari 90 peserta, termasuk 10 pelaku UMKM,” ujarnya dalam konferensi pers di Surabaya, Senin (15/6/2026).

Ia menegaskan, Krista Exhibitions optimistis kegiatan ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi regional secara berkelanjutan, membuka peluang investasi baru, serta mempertemukan produsen, distributor, dan konsumen internasional dalam memperkuat ketahanan industri pangan dan pengemasan nasional.

Salah satu program unggulan dalam rangkaian EastFood Indonesia Expo 2026 adalah Bakat Boga Challenge 2026 yang menjadi wadah bagi para talenta kuliner dari berbagai daerah di Indonesia untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas mereka.

Kompetisi yang dirancang oleh para chef profesional tersebut mempertandingkan berbagai kategori, mulai dari Lapis Surabaya, Bolu Gulung Keju, Traditional Jajanan Pasar, Western Seafood Spaghetti, The Best Risoles, Classic Chiffon Cake hingga Chicken Main Course.

Penilaian dilakukan berdasarkan cita rasa, teknik pengolahan, inovasi, serta kreativitas dalam penyajian makanan secara profesional.

Menurut Ketua Komite Bakat Boga Surabaya 2026, Chef Tius Faisal Martadinata, ajang ini menjadi sarana penting untuk melahirkan talenta kuliner baru sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor gastronomi nasional.

Tidak hanya menghadirkan pameran produk, EastFood Indonesia Expo 2026 juga menyelenggarakan berbagai program edukatif dan kompetitif yang bertujuan meningkatkan wawasan serta keterampilan para pelaku industri.

Melalui program Cooking & Baking Demo, pengunjung akan memperoleh wawasan mengenai tren kuliner terbaru, inovasi produk, hingga penerapan teknologi dalam industri makanan dan minuman. Kegiatan ini melibatkan sejumlah merek ternama seperti IndoBake, Kewpie, Rich’s, dan berbagai perusahaan industri pangan lainnya.

Selain itu, tersedia pula program Business Matching dan Hosted Buyer Program yang mempertemukan peserta pameran dengan calon mitra bisnis potensial dari dalam maupun luar negeri.

Program tersebut diharapkan mampu membuka peluang kerja sama strategis, memperluas jaringan usaha, serta meningkatkan potensi ekspor bagi industri makanan, minuman, pengemasan, dan kecantikan Indonesia.

EastFood Indonesia Expo (IIFEX) 2026 akan berlangsung pada 18–21 Juni 2026 pukul 10.00 hingga 19.00 WIB di Grand City Convention Hall Surabaya.

Pameran ini terbuka bagi pelaku usaha maupun masyarakat umum. Pengunjung dapat melakukan registrasi secara daring melalui laman resmi penyelenggara atau membeli tiket langsung di lokasi dengan harga Rp100.000 untuk akses selama empat hari pameran.

Sementara itu, registrasi ALLPACK Surabaya (EastPack Surabaya) 2026 dan East Beauty Pack Expo Surabaya 2026 dapat dilakukan menjelang pelaksanaan pameran yang berlangsung pada 1–4 Juli 2026.

Konferensi pers Krista Media Exhibitions 2026 turut dihadiri CEO Krista Exhibitions Group Daud Salim, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Provinsi Jawa Timur Yudi Ariyanto, Kepala Bidang Pemasaran Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur Dr. Haryo Bimo Bramantyo, Business Development Director Indonesian Packaging Federation (IPF) Ariana Susanti, Pengurus Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) Iwan Winardi, Ketua Komite Bakat Boga Surabaya 2026 Chef Tius Faisal Martadinata, Kepala Bidang Program dan Acara APKRINDO Jawa Timur Andre Setiawan W, Wakil Ketua Bidang Hukum dan Legal PHRI Jawa Timur Rumadhono Sumanto, serta Ketua DPD APRINDO Jawa Timur Bambang Sumarsono.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bukti kuat dukungan lintas sektor terhadap pengembangan industri pangan, kemasan, perdagangan, pariwisata, dan UMKM di Jawa Timur.

Belum ada komentar