SURABAYA, JAWA TIMUR – Komitmen mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus ditunjukkan Polres Pelabuhan Tanjung Perak melalui berbagai langkah strategis di sektor pertanian. Salah satunya dengan melakukan pemantauan kondisi lahan jagung melalui pengecekan kadar pH tanah guna memastikan produktivitas tanaman tetap optimal.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel penggerak ketahanan pangan Polsek Kenjeran bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kota Surabaya dan Kelompok Tani (Poktan) Nandur Makmur di lahan jagung ketahanan pangan milik Polres Pelabuhan Tanjung Perak.
Dalam kegiatan tersebut, petugas menggunakan alat Soil Moist pH Detector Analyzer untuk mengukur tingkat keasaman dan kebasaan tanah. Pemeriksaan ini menjadi bagian penting dalam pengelolaan lahan pertanian karena berpengaruh langsung terhadap kemampuan tanaman menyerap unsur hara.
Kondisi pH tanah yang ideal memungkinkan akar tanaman menyerap nutrisi secara maksimal. Sebaliknya, kadar pH yang tidak sesuai dapat menghambat pertumbuhan tanaman, menurunkan kualitas hasil panen, bahkan memicu keracunan mineral tertentu yang berdampak pada produktivitas pertanian.
Melalui pengecekan secara berkala, kondisi tanah dapat terus dipantau sehingga langkah-langkah perbaikan dan pemeliharaan lahan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.
Kasihumas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, menegaskan bahwa pemantauan kondisi tanah merupakan salah satu strategi penting dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan yang tengah dijalankan pemerintah.
“Pengecekan kadar pH tanah ini sangat penting untuk mengetahui kondisi lahan secara akurat. Dengan kondisi tanah yang sesuai, tanaman jagung dapat tumbuh optimal, menyerap nutrisi dengan baik, serta menghasilkan panen yang berkualitas dan maksimal. Kegiatan ini rutin dilaksanakan bersama PPL Pertanian Kota Surabaya dan kelompok tani sebagai bentuk dukungan Polres Pelabuhan Tanjung Perak terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia,” ujar Iptu Suroto.
Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian, penyuluh pertanian dan kelompok tani menjadi faktor penting dalam menciptakan sistem pertanian yang produktif dan berkelanjutan.
Pendampingan yang dilakukan secara konsisten diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya komoditas jagung yang menjadi salah satu tanaman strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Kegiatan pengecekan pH tanah tersebut juga merupakan bagian dari rangkaian perawatan tanaman yang rutin dilakukan oleh personel penggerak ketahanan pangan Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama PPL Kota Surabaya. Upaya ini menjadi bentuk nyata dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan pengelolaan lahan yang tepat, terukur, dan berkelanjutan, hasil panen jagung diharapkan terus meningkat sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi penguatan ketahanan pangan di Kota Surabaya maupun wilayah sekitarnya.

Belum ada komentar