JAKARTA PUSAT, DKI JAKARTA– Seminar Nasional bertajuk “Pendidikan Bermutu untuk Semua: Menciptakan Generasi Unggul, Disiplin dan Berwawasan Global” yang diselenggarakan di Aula Buperta (12/6) berlangsung sukses dengan menghadirkan tokoh-tokoh pendidikan nasional, akademisi, pemerhati pendidikan, serta praktisi yang memiliki perhatian besar terhadap peningkatan mutu pendidikan Indonesia.
Kegiatan yang diinisiasi sebagai ruang dialog dan kolaborasi antar pemangku kepentingan pendidikan ini mengangkat berbagai isu strategis terkait penguatan karakter, peningkatan kualitas pembelajaran, serta upaya menciptakan generasi yang siap menghadapi tantangan global.
Dalam seminar tersebut, para narasumber memberikan apresiasi terhadap berbagai program transformasi pendidikan yang dijalankan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di bawah kepemimpinan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. Menurut para pembicara, berbagai kebijakan yang berfokus pada penguatan karakter, peningkatan kualitas guru, dan pembelajaran yang bermakna merupakan langkah penting dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk seluruh anak Indonesia.
Budy Sugandi, Ph.D, Kepala Buperta Pramuka, menilai bahwa arah kebijakan Kemendikdasmen saat ini sejalan dengan kebutuhan bangsa dalam membangun karakter generasi muda.
“Kami mengapresiasi komitmen Kemendikdasmen di bawah kepemimpinan Bapak Menteri Abdul Mu’ti yang terus memperkuat pendidikan karakter sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Berbagai program yang mendorong kedisiplinan, kepemimpinan, gotong royong, dan pembentukan karakter peserta didik sangat sejalan dengan nilai-nilai yang selama ini dikembangkan melalui pendidikan kepramukaan,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Dr. Ahmad Munji, penulis dan pemerhati pendidikan, menyampaikan bahwa transformasi pendidikan yang tengah berlangsung menunjukkan arah yang positif bagi masa depan pendidikan nasional.
“Transformasi pendidikan yang dilakukan Kemendikdasmen menunjukkan arah yang positif. Fokus pada peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan kapasitas guru, dan penciptaan lingkungan belajar yang lebih bermakna merupakan langkah penting untuk memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Upaya-upaya ini patut mendapatkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.
Senada dengan para pembicara lainnya, Drs. H.M. A. Rasyid, M.Pd, Guru SMK Alwahyu dan Kepala Bidang Pendidikan Yayasan Panglayungan, menilai bahwa guru semakin mendapat perhatian dalam agenda peningkatan mutu pendidikan nasional.
“Dari perspektif praktisi pendidikan, kami merasakan bahwa berbagai program Kemendikdasmen semakin menempatkan guru sebagai aktor utama dalam peningkatan mutu pendidikan. Penguatan kompetensi guru, perhatian terhadap karakter peserta didik, serta dorongan untuk menciptakan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masa depan merupakan kebijakan yang sangat positif dan perlu terus diperkuat,” tuturnya.
Melalui seminar ini, para peserta yang berjumlah lebih dari 350 peserta diajak untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendukung berbagai upaya transformasi pendidikan yang sedang berjalan, sekaligus berkontribusi aktif dalam menciptakan generasi Indonesia yang unggul, disiplin, berkarakter, dan berwawasan global menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Belum ada komentar