Warga Bojonegoro Promosikan Telur Gayatri di CFD, Dorong Gizi Keluarga

Foto: warga jualan telur Gayatri di Alun-alun Bojonegoro (dok.ist)
beritakeadilan.com,

KABUPATEN BOJONEGORO, JAWA TIMUR – Suasana Car Free Day (CFD) di Alun-Alun Bojonegoro, Minggu pagi (26/4/2026), terasa lebih hidup dari biasanya. Di sela aktivitas warga yang berolahraga, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah hadir menyapa masyarakat sekaligus memperkenalkan Program Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri (Gayatri).

Kehadirannya tidak sebatas seremoni. Nurul Azizah turun langsung ke area CFD bersama sejumlah ibu-ibu penggerak, mempromosikan telur Gayatri sebagai produk unggulan lokal. Ia berinteraksi dengan warga, menawarkan produk sekaligus mengajak masyarakat mendukung konsumsi pangan lokal sebagai bagian dari pemenuhan gizi keluarga.

Dengan mikrofon di tangan, ia menunjukkan kemasan telur Gayatri sambil menyoroti sejumlah keunggulannya—mulai dari kesegaran, harga yang relatif terjangkau, hingga statusnya sebagai produk asli daerah.

“Bapak, Ibu, ini telurnya masih sangat fresh, harganya terjangkau, dan yang paling penting ini adalah produk lokal kita sendiri, bagian dari program Bapak Bupati. Mari kita dukung dan sukseskan bersama demi kesehatan keluarga kita!”, seru Nurul Azizah di hadapan pengunjung CFD.

Program Gayatri merupakan salah satu inisiatif Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang diarahkan untuk memperbaiki asupan gizi masyarakat melalui sumber protein hewani. Program ini juga menyasar penguatan ekonomi lokal dengan melibatkan peternak setempat, sekaligus menyediakan bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih bersaing.

Respons warga terlihat cukup antusias. Sejumlah pengunjung yang tengah bersepeda atau berjalan santai tampak berhenti untuk membeli telur yang dipasarkan di lokasi. Aktivitas penjualan di ruang publik ini menjadi cara pendekatan yang dinilai lebih efektif dalam menjangkau masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama serta yel-yel dari peserta CFD. Melalui pendekatan langsung seperti ini, pemerintah daerah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi protein hewani kian meningkat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat rumah tangga.

Belum ada komentar