Polisi dan Petani Panen Raya Jagung di Kenjeran, 1,8 Ton Habis Diserap Warga

Foto: Panen raya jagung manis oleh Polsek Kenjeran bersama petani di Tambak Wedi Surabaya
beritakeadilan.com,

SURABAYA, JAWA TIMUR– Komitmen aparat kepolisian dalam mendukung ketahanan pangan nasional kembali diperlihatkan jajaran Polsek Kenjeran. Bersama kelompok tani, panen raya jagung manis digelar di lahan ketahanan pangan Kelurahan Tambak Wedi, Kamis pagi (16/4/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolsek Kenjeran, Kompol Yuyus Andriastanto. Hadir dalam kegiatan itu jajaran Kanit Polsek Kenjeran, perwakilan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kota Surabaya, serta anggota Kelompok Tani Nandur Makmur.

Panen raya ini bukan sekadar aktivitas pertanian biasa, melainkan bentuk konkret dukungan Polres Pelabuhan Tanjung Perak terhadap program strategis nasional dalam penguatan ketahanan pangan, sejalan dengan Asta Cita Presiden RI.

Kapolsek Kenjeran Kompol Yuyus menegaskan bahwa lahan yang dimanfaatkan merupakan aset Pemerintah Kota Surabaya seluas satu hektar yang dioptimalkan untuk produksi pangan berkelanjutan.

“Kami memanfaatkan lahan seluas satu hektar untuk mendukung ketahanan pangan. Terbaru, kami memanen jagung manis di area seluas 400 meter persegi sebagai bagian dari rotasi tanam yang terjadwal,” ujar Kompol Yuyus.

Hasil panen kali ini mencapai sekitar 1.800 kilogram atau 1,8 ton jagung manis. Seluruh hasil tersebut langsung terserap pasar lokal dan habis terjual kepada masyarakat sekitar.

Tingginya permintaan menunjukkan kebutuhan pangan yang terus stabil sekaligus memberikan dampak ekonomi langsung bagi para petani yang terlibat dalam program tersebut.

Untuk memastikan keberlanjutan produksi, sistem tanam bergilir diterapkan di lahan tersebut. Metode ini dinilai efektif dalam menjaga ketersediaan hasil panen sekaligus memudahkan distribusi secara konsisten kepada konsumen.

Selain itu, aspek teknis budidaya juga menjadi perhatian serius. Tantangan utama berupa serangan hama tikus diantisipasi melalui langkah preventif yang terkoordinasi.

Polsek Kenjeran menggandeng PPL Dinas Pertanian setempat untuk mengatasi kendala tersebut. Upaya pencegahan terus dilakukan guna memastikan tanaman tetap produktif hingga masa panen.

“Langkah preventif telah kami siapkan bersama PPL untuk memastikan tanaman tetap sehat hingga masa panen tiba. Hingga saat ini, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali,” tambah Kompol Yuyus.

Sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat ini menjadi bukti bahwa penguatan ketahanan pangan dapat dimulai dari tingkat lokal dengan hasil yang nyata dan berkelanjutan.

Belum ada komentar