Toba Mantap Jaga Masa Depan: Toba Peringkat 1 Nasional Kejar Imunisasi

Plt. Dirjen P2P Kemenkes RI dr. Andi Saguni, MA. menyerahkan penghargaan Peringkat 1 Nasional Capaian Sepekan Mengejar Imunisasi kepada Kabupaten Toba pada Puncak Perayaan Pekan Imunisasi Dunia di FK UI Depok, 2 Mei 2026.
beritakeadilan.com,

KABUPATEN TOBA, SUMATERA UTARA – Toba Raih Peringkat 1 Nasional Capaian Sepekan Mengejar Imunisasi, Dukung Visi Toba Mantap 2029. Program Pekan Imunisasi Dunia (PID) Kabupaten Toba meraih penghargaan Peringkat Pertama Nasional Capaian Sepekan Mengejar Imunisasi dari Kementerian Kesehatan RI.

Penghargaan diumumkan Kementerian Kesehatan RI. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Toba dr. Freddi Seventry Sibarani, M.K.M. menyampaikan apresiasi atas capaian ini.

Penghargaan diserahkan Plt. Dirjen Pengendalian Penyakit Kemenkes RI dr. Andi Saguni, MA. kepada Kabupaten Toba dalam Puncak Perayaan Pekan Imunisasi Dunia bertema “Lengkapi Imunisasi Sepanjang Usia” di FK UI Depok, Jawa Barat, 2 Mei 2026.

Konfirmasi disampaikan dr. Freddi melalui WhatsApp, Sabtu, 2 Mei 2026. Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara.

Capaian diraih berkat bimbingan pimpinan, pembina Posyandu, dan kerja sama tim dalam memastikan program preventif dan promotif pencegahan penyakit lewat imunisasi. Penguatan dilakukan melalui program Integrasi Layanan Primer (ILP) di Kabupaten Toba.

“Kami ucapkan terima kasih atas bimbingan dan arahan dari pimpinan dan pembina Posyandu. Lewat kerja sama tim, kita pastikan program preventif dan promotif untuk mencegah penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi. Harapan kita tidak boleh ada satu orang pun warga Toba yang tidak mendapatkan imunisasi,” ujar dr. Freddi.

“Semoga lewat program ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Toba dapat mendukung pencapaian Visi Toba Mantap 2029 dengan memastikan derajat kesehatan masyarakat Toba yang meningkat,” tegasnya.

Lebih lanjut, dr. Freddi berharap ada kerja sama yang lebih masif dari pemerintah desa dan kelurahan. “Dengan pendekatan program Posyandu ILP yang dirangkai cek kesehatan gratis, perlu penyelenggaraan Posyandu yang lebih kreatif dan mewajibkan masyarakat hadir, khususnya ibu hamil, bayi baru lahir, dan calon pengantin untuk mendapatkan imunisasi lengkap. Lewat imunisasi, kita dapat mencegah timbulnya penyakit,” tutupnya.

Belum ada komentar