Menteri Lingkungan Hidup Ajak Bojonegoro Perkuat Pengelolaan Sampah, Targetkan Adipura 2026

Foto: Menteri Lingkungan Hidup Kabinet Merah putih,Hanif Faisol Nurofiq, saat memberikan sambutan di kabupaten Bojonegoro (dok.ist)
beritakeadilan.com,

KABUPATEN BOJONEGORO, JAWA TIMUR – Menteri Lingkungan Hidup Kabinet Merah Putih, Hanif Faisol Nurofiq, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bojonegoro, Jumat (06/03/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia mengikuti kegiatan korve kebersihan yang dipusatkan di Pasar Wisata Bojonegoro bersama jajaran pemerintah daerah dan unsur Forkopimda.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Bojonegoro, Kapolres, Kepala Pengadilan Negeri, serta sejumlah kepala perangkat daerah. Aksi bersih-bersih dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan.

Dalam sambutannya, Menteri Hanif menegaskan bahwa penanganan sampah menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat. Menurutnya, upaya tersebut memerlukan kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat.

“Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten harus bergotong royong bersama-sama menggerakkan masyarakat untuk melakukan kegiatan penanganan sampah,” ujar Hanif.

Ia juga menyebut Bojonegoro memiliki pengalaman dalam pengelolaan kebersihan kota yang pernah mendapat pengakuan nasional melalui penghargaan Adipura pada periode 2012 hingga 2017.

Menurut Hanif, capaian tersebut dapat menjadi motivasi untuk kembali memperkuat sistem pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Pemerintah daerah diharapkan terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro sendiri menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan pengelolaan sampah dan kebersihan kota, termasuk melalui berbagai program berbasis partisipasi masyarakat.

Kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup di Bojonegoro juga diharapkan menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk memperkuat upaya penataan lingkungan, dengan target mengembalikan capaian penghargaan Adipura pada tahun 2026.

“Mari kita menjadikan Bojonegoro sebagai lingkungan terbaik bagi masyarakat,” pungkas Hanif.

Belum ada komentar