Patroli Harkamtibmas Tanjung Perak, Polisi Surabaya Perketat Pengawasan dari Gangster hingga Balap Liar

beritakeadilan.com,

TANJUNG PERAK (Beritakeadilan.com, Jawa Timur) – Polres Pelabuhan Tanjung Perak terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan wilayah hukum Surabaya Utara. Pada Sabtu malam (6/9) hingga Minggu dini hari (7/9), jajaran Polres menggelar Patroli Harkamtibmas berskala besar yang dipimpin langsung oleh Pamenwas Kabagren Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Kompol Akhmad Junaidi.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Wahyu Hidayat melalui Kasi Humas Iptu Suroto menegaskan bahwa patroli malam ini digelar sebagai respons cepat terhadap potensi gangguan Kamtibmas, khususnya pasca maraknya aksi anarkis di beberapa titik Kota Surabaya.

“Patroli Harkamtibmas ini dilaksanakan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan seperti aksi gangster, tawuran, balap liar, maupun tindak kejahatan malam lainnya. Tujuan utamanya adalah menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas di malam hari,” jelas Iptu Suroto.

Dalam operasi tersebut, patroli menyisir sejumlah titik rawan kriminalitas, mulai dari Pospol Jalan Jakarta, kawasan wisata malam Kya-Kya Kembang Jepun, Jalan Nyamplungan, hingga Jalan Demak.

Tidak hanya melibatkan satuan internal, kegiatan ini juga didukung penuh oleh lintas instansi. Hadir di antaranya Dalmas Kerangka, Patroli Perintis Sat Samapta, Tim Anti Anarki Gegana, personel POMAL, Bhabinsa Kodim 0830 Surabaya, serta Kasi Propam yang memastikan kedisiplinan personel di lapangan.

Polres Pelabuhan Tanjung Perak menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas keamanan, khususnya di malam hari. Iptu Suroto juga mengajak masyarakat agar berperan aktif menciptakan lingkungan yang aman.

“Kami berharap melalui kegiatan patroli ini, masyarakat bisa beraktivitas dengan aman, nyaman, dan tenang, baik di kawasan pemukiman maupun pusat-pusat keramaian,” pungkasnya.

Dengan langkah preventif ini, Polres Pelabuhan Tanjung Perak menegaskan bahwa keamanan Surabaya adalah prioritas bersama, dan sinergi antara aparat serta masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah gangguan Kamtibmas.(**)

Belum ada komentar