Wayang Golek Masuk Kampung, Polresta Banyuwangi Sampaikan Pesan Kamtibmas Sambil Bagi Sembako

beritakeadilan.com,

KABUPATEN BANYUWANGI (Beritakeadilan.com, Jawa Timur) – Polresta Banyuwangi, di bawah jajaran Polda Jawa Timur, kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan pendekatan unik dan membumi. Kali ini, pesan-pesan kamtibmas disampaikan lewat pertunjukan budaya tradisional wayang golek yang dikemas dalam program bertajuk Mayur Kamtibmas.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polresta Banyuwangi, Kompol Toni Irawan, yang menjadikan wayang golek sebagai media edukasi yang menyenangkan dan mudah diterima semua kalangan masyarakat. Melalui tokoh-tokoh wayang, pesan penting seperti menjaga lingkungan tetap aman dan bersih, pengawasan terhadap anak-anak, hingga bahaya investasi bodong dan pinjaman online ilegal disampaikan dengan bahasa yang ringan dan menghibur.

“Kami ingin penyampaian pesan kamtibmas terasa lebih dekat dan menyenangkan. Budaya lokal seperti wayang sangat efektif untuk itu,” ujar Kompol Toni Irawan, Jumat (1/8).

Tak hanya mengedukasi, Polresta Banyuwangi juga berbagi bantuan berupa sayuran segar dan paket sembako kepada warga yang hadir. Aksi sosial ini menjadi bukti nyata kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga kebutuhan dasar sehari-hari.

Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra dalam keterangannya di tempat terpisah menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pendekatan kreatif dan humanis Polri dalam membina kemitraan dengan masyarakat.

“Kami hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tapi juga peduli dengan kebutuhan sosial masyarakat,” tegas Kombes Pol Rama.

Warga tampak antusias mengikuti jalannya pertunjukan sekaligus menyambut program Mayur Kamtibmas dengan penuh semangat. Pendekatan kultural seperti ini dinilai mampu membangun kedekatan emosional antara aparat dan masyarakat, sekaligus memperkuat kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan yang aman dan nyaman.

Kapolresta Banyuwangi juga memastikan bahwa ke depan, pendekatan partisipatif dan berbasis budaya lokal akan terus dikedepankan dalam setiap aktivitas pembinaan masyarakat. (R1F)

Belum ada komentar