DELI SERDANG, SUMATERA UTARA-Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, melakukan kunjungan kerja strategis ke markas Yonif TP 852/ABY di Kecamatan Pantai Labu, Deli Serdang, Jumat (13/2/2026). Dalam kunjungan tersebut, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. turut mendampingi Menhan untuk memastikan kesiapan satuan di wilayah Sumatera Utara.
Menhan Tekankan Disiplin dan Loyalitas Prajurit
Saat memberikan pengarahan, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin berbicara dengan tegas di hadapan ratusan prajurit. Beliau menekankan bahwa semangat juang dan disiplin merupakan harga mati bagi setiap personel TNI. Oleh karena itu, penguatan mentalitas menjadi fondasi utama sebelum menjalankan tugas negara yang semakin kompleks.
“Prajurit harus terus meningkatkan profesionalisme. Kesiapsiagaan adalah kunci utama untuk menghadapi tantangan dinamika global saat ini,” ujar Menhan dalam arahannya. Selain itu, beliau mengingatkan agar loyalitas tegak lurus tetap terjaga demi keutuhan NKRI.
Audit Kelayakan Sarana Operasional Satuan
Setelah memberikan pengarahan, Menhan bersama Wakil Panglima TNI langsung beranjak meninjau sarana dan prasarana batalyon. Mereka mengecek secara mendalam kondisi alutsista serta fasilitas pendukung lainnya di Yonif TP 852/ABY. Hal ini bertujuan untuk memastikan seluruh dukungan operasional berjalan sesuai standar tertinggi yang telah ditetapkan pemerintah.
Langkah ini menunjukkan komitmen kuat Kementerian Pertahanan dalam memodernisasi sekaligus merawat aset pertahanan. Pasalnya, kesiapan fisik satuan sangat berpengaruh terhadap respons cepat TNI dalam menghadapi ancaman di lapangan.
Wujudkan Postur Pertahanan Negara yang Adaptif
Pihak TNI menyatakan komitmennya untuk terus melakukan pembinaan personel secara berkelanjutan. Melalui kunjungan ini, evaluasi terhadap kondisi riil di lapangan menjadi lebih akurat. Hal tersebut sangat krusial guna mewujudkan postur pertahanan yang tidak hanya kuat, tetapi juga responsif dan adaptif.
Pada akhirnya, sinergi antara kebijakan pusat dan kesiapan satuan bawah menjadi kunci keberhasilan pertahanan nasional. Dengan sarana yang mumpuni dan prajurit yang tangguh, kedaulatan negara akan tetap terjaga dengan maksimal.



Belum ada komentar