KABUPATEN BOJONEGORO, JAWA TIMUR – Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengeluhkan belum cairnya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) selama tiga bulan terakhir.
Keluhan tersebut semakin menguat karena hingga saat ini kepastian mengenai pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) juga belum diumumkan secara resmi, padahal Idul Fitri tinggal menghitung hari.
Salah satu ASN yang enggan disebutkan namanya dan hanya menyebutkan inisial A.R mengaku hingga pertengahan bulan ini belum ada kejelasan terkait pencairan TPP maupun THR dari pemerintah daerah.
“TPP sudah tiga bulan belum cair. Sampai sekarang juga belum ada pengumuman apa pun dari Pemkab Bojonegoro. Sementara Lebaran sudah dekat,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (14/3/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut membuat banyak ASN merasa resah. Pasalnya, TPP selama ini menjadi salah satu sumber tambahan penghasilan yang biasa digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, terlebih menjelang Hari Raya.
Ia menyebut sejumlah rekannya juga mempertanyakan hal yang sama di internal instansi masing-masing. Namun hingga kini belum ada informasi resmi terkait jadwal pencairan.
“Biasanya kalau mendekati Lebaran sudah ada kabar atau pengumuman. Tapi sampai sekarang masih belum jelas,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bojonegoro, Nur Sudjito, belum memberikan konfirmasi saat dikonfirmasi wartawan terkait keterlambatan pencairan TPP dan kepastian THR bagi ASN di lingkungan Pemkab Bojonegoro.
Hingga berita ini diturunkan, pesan konfirmasi yang dikirimkan kepada yang bersangkutan masih belum mendapat tanggapan.

Belum ada komentar