KABUPATEN TOBA, SUMATERA UTARA – Pemerintah Kabupaten Toba Bupati Efendi S.P. Napitupulu bersama Wakil Bupati Audi Murphy Sitorus benar-benar menaruh hati pada kesejahteraan warga. Dukungan itu terasa langsung, mendorong berbagai program lewat Dinas Kesehatan Toba ” dari layanan dasar yang dekat dengan keluarga sampai langkah pencegahan yang sederhana tapi konsisten, supaya orang tua, anak-anak, dan lansia di Toba bisa hidup lebih sehat, tenang, dan punya harapan yang lebih baik.
Pemerintah Kabupaten Toba lewat Dinas Kesehatan Kabupaten Toba baru saja meluncurkan PKG Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang terasa dekat dengan kebutuhan warga. Program ini membuka pintu lebar-lebar: cek kesehatan jadi mudah, gratis, dan terstruktur untuk semua umur, dari bayi, anak sekolah, ibu hamil, sampai lansia, langsung di Puskesmas, Posyandu, atau sekolah.
Kepala Dinas Kesehatan Toba, dr. Freddy Seventry Sibarani, M.K.m menegaskan hal serupa saat memperkenalkan PKG. Baginya, PKG penting untuk setiap warga Toba karena tujuannya sederhana: memastikan sejak awal apakah tubuh kita benar-benar sehat atau sudah ada tanda-tanda yang menurun dan butuh penanganan. Dengan begitu, kita tidak terlambat penyakit tidak keburu jadi berat atau kronis, dan pengobatan bisa dilakukan lebih cepat, lebih ringan, dan lebih tenang bagi keluarga.
“Siapa yang bisa ikut? Semua usia, dari bayi sampai lansia,” kata dr. Freddy. Tidak ada batasan baik anak-anak yang masih sekolah, ibu hamil, orang tua, maupun kakek-nenek di rumah, semua bisa memanfaatkan PKG agar kondisi kesehatannya terpantau sejak dini.
Freddy merinci jenis pemeriksaan dalam PKG: cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, pengukuran tinggi dan berat badan (status gizi), lingkar perut, serta pemeriksaan mata, telinga, dan gigi. Ada pula skrining kesehatan jiwa dan, khusus bagi ibu hamil, pemeriksaan kehamilan. Tujuannya jelas memantau kondisi tubuh secara menyeluruh sejak dini, sebelum keluhan berubah jadi penyakit serius.
“PKG adalah program prioritas pemerintah untuk hasil terbaik yang cepat,” tegas Freddy. Karena itu, ia mengingatkan seluruh perangkat pemerintah daerah wajib berperan aktif dan ikut terlibat mulai dari puskesmas, posyandu, sampai kecamatan dan desa agar pelaksanaannya merata dan manfaatnya benar-benar dirasakan warga.
“Harapan kita lewat PKG, semoga masyarakat lebih sadar akan kesehatan dan mencegah sebelum jatuh sakit. Dengan kesadaran itu, kesejahteraan masyarakat pasti ikut meningkat,” ucap dr. Freddy Seventry Sibarani, M.K.M. menutup penyampaiannya.

Belum ada komentar