MIMIKA, PAPUA TENGAH — Aparat Komando Operasi (Koops) TNI Papua menggagalkan upaya penyerangan yang diduga dilakukan kelompok bersenjata yang berafiliasi dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM) di wilayah Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (2/3/2026). Insiden bermula saat kelompok bersenjata melakukan aksi menembak di sekitar organisasi warga sipil yang memicu ketakutan masyarakat. Dalam peristiwa tersebut, seorang warga dilaporkan mengalami luka tembak di bagian tangan dan kaki.
Menerima laporan dari masyarakat, tim patroli Koops TNI Papua segera bergerak menuju lokasi untuk mengamankan situasi sekaligus mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, saat proses pengamanan berlangsung, aparat kembali mendapat serangan tembakan dari kelompok bersenjata. Prajurit TNI kemudian mengambil tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur yang tetap berlaku.
Dalam kontak tembak yang terjadi, satu anggota kelompok pedang dilaporkan tewas di lokasi kejadian. Selain itu, enam orang lainnya berhasil diamankan dan kini menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut oleh aparat keamanan. Dari lokasi kejadian, aparat juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu pucuk pistol FN, tiga butir munisi kaliber 9 milimeter, satu senapan angin, satu set panah dan busur, serta beberapa barang lainnya yang masih dalam tahap pendataan.
Kepala Penerangan Koops TNI Papua, Letkol Inf Wirya Arthadiguna, menyampaikan bahwa tindakan aparat merupakan respon cepat untuk melindungi masyarakat dari ancaman keamanan. “Tindakan yang dilakukan prajurit di lapangan merupakan langkah profesional dan sesuai ketentuan hukum dalam rangka menjaga keselamatan warga,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Koops TNI Papua juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempengaruhi informasi maupun propaganda yang belum dapat dipastikan kebenarannya. TNI, lanjutnya, berkomitmen menjalankan tugas secara profesional, terukur, dan berlandaskan hukum demi menjaga stabilitas keamanan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Belum ada komentar