Kondisi Gedung Koperindag Toba Rusak Parah Ancam Keselamatan Pegawai

Kondisi Gedung Koperindag Toba Rusak Parah Ancam Keselamatan Pegawai
beritakeadilan.com,

KABUPATEN TOBA, SUMATERA UTARA-Kondisi bangunan Kantor Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Toba, Sumatera Utara, kini berada dalam titik yang sangat memprihatinkan. Pantauan pada Kamis (19/02/2026) menunjukkan kerusakan struktur bangunan yang kian masif dan mengancam keselamatan para aparatur sipil negara yang bertugas di sana.

Kerusakan Tembok Meluas di Seluruh Sudut Gedung
Struktur utama gedung perkantoran ini terpantau mengalami keretakan yang cukup lebar. Kerusakan tersebut tidak hanya terjadi pada satu titik, melainkan merata di hampir semua sudut ruangan dan dinding luar bangunan. Selain tembok yang terbelah, kondisi asbes atap gedung juga tampak hancur dan bocor di berbagai sisi.

Kondisi fisik yang buruk ini menimbulkan kekhawatiran mendalam bagi para pegawai Dinas Koperindag Kabupaten Toba. “Kami merasa was-was setiap kali masuk kantor, terutama saat hujan deras atau terjadi guncangan kecil,” ujar salah satu sumber internal yang enggan disebutkan namanya.

Desakan Perbaikan kepada Pemkab dan DPRD Toba
Melihat tingkat kerusakan yang sudah masuk kategori membahayakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba dan DPRD Kabupaten Toba kini memikul tanggung jawab besar. Masyarakat dan para pegawai mengharapkan pihak legislatif maupun eksekutif segera meninjau lokasi secara langsung guna mengambil langkah taktis.

Perbaikan gedung dinilai bersifat mendesak karena kerusakan struktur bangunan dapat menyebabkan keruntuhan sewaktu-waktu. Jika pemerintah tetap membiarkan kondisi ini tanpa ada renovasi, dikhawatirkan akan memakan korban jiwa dan melumpuhkan aktivitas pelayanan publik di sektor perdagangan serta industri lokal.

Dampak Psikologis dan Produktivitas Kerja Pegawai
Selain faktor keselamatan jiwa, lingkungan kerja yang tidak layak ini secara otomatis mengganggu produktivitas kerja pegawai. Ruang kantor yang retak dan atap yang bocor menciptakan suasana kerja yang tidak nyaman dan jauh dari standar kelayakan gedung pemerintahan.

Masyarakat Toba kini menunggu respons cepat dari pemangku kebijakan. Langkah renovasi total atau relokasi sementara menjadi opsi yang paling realistis demi memastikan keselamatan manusia dan kelancaran administrasi pemerintahan. Komitmen Pemkab Toba dalam memelihara aset daerah kini tengah mendapat sorotan tajam dari publik.

Belum ada komentar