Skandal Angkutan Pasir Kades Suwaloh: Bojonegoro Darurat Jalan Rusak, Warga Ancam Aksi

Skandal Angkutan Pasir Kades Suwaloh: Bojonegoro Darurat Jalan Rusak, Warga Ancam Aksi
beritakeadilan.com,

KABUPATEN BOJONEGORO (Beritakeadilan.com, Jawa Timur)-Aktivitas harian truk besar pengangkut material pasir yang diduga kuat milik Kepala Desa (Kades) Suwaloh, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, kini menjadi sorotan utama dan memicu kekhawatiran meluas di kalangan warga. Jalan poros vital penghubung kecamatan dan kabupaten di kawasan ini dikabarkan berada di ambang kerusakan serius akibat beban berlebih.

Laporan eksklusif Beritakeadilan.com menemukan bahwa damtruck bermuatan material tersebut rutin melintasi Desa Suwaloh dan Kemamang, mengirim pasokan ke tempat tinggal sang Kades.

BACA: Skandal Angkutan Pasir Kades Suwaloh: Bojonegoro Darurat Jalan Rusak, Warga Ancam Aksi
BACA: Lalu Lalang, Dump Truck Muatan Pasir Silica di Tuban Bahayakan Keselamatan Siswa

Dampaknya tidak hanya terlihat pada permukaan jalan yang mulai menunjukkan keretakan, tetapi juga pada struktur penopang vital. Jembatan di sekitar lokasi dilaporkan warga mulai menunjukkan tanda-tanda “mau ambles,” sementara Tembok Penahan Tanah (TPT) di lokasi yang sama tampak bergeser dari posisi aslinya.

BACA: Tambang Pasir Silika Diduga Ilegal di Wadung Tuban Merajalela, Pemda Bungkam
BACA: Satu Dari Dua Lokasi Tambang Pasir Diduga Ilegal di Kecamatan Kalitidu Bojonegoro Ditutup Permanen

Seorang warga berinisial Wanto (nama samaran) menyampaikan keresahan kolektif ini. “Setiap hari damtruck lewat, jembatan udah kayak mau ambles, TPT juga retak parah. Semua warga khawatir kalau nanti ada kecelakaan,” ujar Wanto kepada awak media pada Sabtu (29/11/2025).

Isu kerusakan infrastruktur publik ini kini bergulir menjadi dugaan konflik kepentingan yang melibatkan pejabat desa. Warga menuntut Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk segera turun tangan melakukan pengecekan mendalam dan menerapkan sanksi tegas.

BACA: Jalan Rusak Parah, Warga Desa Tluwe Soko Tuban Blokir Akses Jalan Tambang Pasir Kuarsa

Respons dari pihak berwenang, sayangnya, jauh dari harapan. Kepala Dinas Perhubungan (Dinhub) Kabupaten Bojonegoro, Muchamad Aan Syahbana, dikonfirmasi pada Senin (1/12/2025) mengenai perihal ini. Meskipun pesan konfirmasi telah terkirim dan ditandai centang biru sebagai telah dibaca, Muchamad Aan Syahbana memilih untuk tidak memberikan jawaban atau tanggapan.

BACA: Tambang Pasir Darat Ilegal di Prangi Bojonegoro Disidak dan Ditutup Permanen

“Kami berharap pihak berwenang memberlakukan sangsi berat kepada oknum yang terbukti merusak infrastruktur publik,” tegas Wanto mewakili aspirasi warga. Mereka khawatir jika dibiarkan, kerusakan akan terus meluas, mengancam keselamatan pengguna jalan, dan berujung pada kerugian negara yang lebih besar.

BACA: Diduga Aktivitas Galian C Illegal di Desa Jatirembe-Gresik, Dwi Heri Mustika: Jika Terbukti Illegal Harus Ditutup
BACA: Polres Tuban Segera Kroscek Perusahaan Pengolahan Pasir Silica CV. FP

Masyarakat Suwaloh dan Kemamang mendesak Pemkab Bojonegoro agar segera menghentikan operasional damtruck bermuatan berlebih tersebut dan menindak oknum Kades yang diduga menggunakan fasilitas umum untuk kepentingan pribadi, yang berakibat merusak aset vital daerah. Warga mengancam akan melakukan aksi penutupan jalan jika tuntutan mereka tidak segera dipenuhi. (Iwan).

Belum ada komentar