MOROTAI, MALUKU UTARA-Satgas TMMD Ke-127 Kodim 1514/Morotai menggelar penyuluhan pencegahan korupsi dan pertanian di Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Kamis (26/02/2026). Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor Desa Darame dengan antusiasme tinggi dari masyarakat.
Acara dihadiri oleh Danramil 1514-02/Bere-Bere Kapten Inf Mustafa Patty, Pasi Intel Kodim 1514/Morotai Letda Inf Visno Bitjoli, Plh Danramil 1514-01/Daruba Serka Firman, Kepala Desa Darame M. Saimad, S.Sos., Jaksa Bidang Intelijen M. Akbar, Koordinator BPP Morotai Selatan Ibu Latifa Djurumudi, S.P., serta warga desa.
Transparansi Anggaran Desa Jadi Sorotan
Dalam penyuluhan, Jaksa Bidang Intelijen M. Akbar menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran desa. Ia mengingatkan masyarakat agar aktif mengawasi penggunaan dana publik demi mencegah praktik korupsi. “Pencegahan korupsi bukan hanya tugas aparat, tetapi juga tanggung jawab masyarakat,” tegasnya.
Penyuluhan Pertanian Dorong Ketahanan Pangan
Selain materi hukum, Koordinator BPP Morotai Selatan, Ibu Latifa Djurumudi, S.P., memberikan penyuluhan pertanian. Fokusnya adalah teknik budidaya efektif, pemanfaatan lahan, dan peningkatan hasil produksi. Tujuannya jelas: mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.
Satgas TMMD Bangun Desa Bersih dan Produktif
Dansatgas TMMD Ke-127 Kodim 1514/Morotai, Letkol Arh. Ir. Masykur Akmal, S.T., M.T., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya membangun masyarakat sadar hukum dan mandiri secara ekonomi. “Melalui penyuluhan pencegahan korupsi, kita ingin menanamkan nilai kejujuran dan tanggung jawab. Sementara penyuluhan pertanian bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat agar mampu mengelola potensi pertanian secara optimal,” ujarnya.
Ia berharap masyarakat Desa Darame mampu menjaga integritas sekaligus mengembangkan sektor pertanian berkelanjutan. “Dengan tata kelola desa yang bersih dan pertanian produktif, kesejahteraan warga akan meningkat,” tambahnya.
Antusiasme Warga Jadi Bukti Keberhasilan
Kegiatan berlangsung tertib dan mendapat respons positif. Warga mengikuti seluruh rangkaian materi hingga selesai dengan penuh semangat. Antusiasme ini menjadi bukti bahwa penyuluhan Satgas TMMD tidak hanya sekadar program, tetapi langkah nyata membangun desa yang bersih dari korupsi dan kuat dalam sektor pertanian.

Belum ada komentar