Safari Ramadan TNI Tingkatkan Iman dan Kesiapan Prajurit

beritakeadilan.com,

TANGERANG, BANTEN– Safari Ramadan kembali menjadi momentum penting bagi jajaran TNI AD. Brigjen TNI Faizal Rizal, S.I.P., Komandan Korem 052/Wijayakrama, memimpin langsung kegiatan Safari Ramadan di Kodim 0506/Tangerang, Rabu (25/2/2026). Agenda ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari pembinaan satuan dan penguatan nilai spiritual prajurit di bulan suci.

Safari Ramadan Perkuat Spirit Prajurit
Kegiatan diawali dengan sholat Dzuhur berjamaah di Masjid Al Hadi, diikuti oleh Dandim 0506/Tgr Kolonel Inf Ary Sutrisno bersama seluruh prajurit dan PNS Kodim. Usai sholat, Brigjen Faizal Rizal menyampaikan tausiyah yang menekankan pentingnya rasa syukur atas nikmat iman, kesehatan, dan kesempatan beribadah di bulan penuh kemuliaan.

“Jangan sampai di bulan yang mulia ini kita menjadi manusia yang merugi. Kita harus mampu melaksanakan amal saleh dan senantiasa bersabar, sebagaimana firman Allah SWT dalam Surat Al-Asr,” pesan Danrem.

Safari Ramadan Dorong Ketakwaan dan Integritas
Dalam tausiahnya, Danrem menegaskan bahwa peningkatan kualitas ibadah di bulan Ramadan harus diarahkan untuk mencapai derajat takwa. Hal ini diyakini akan membentuk prajurit TNI AD yang berkarakter, disiplin, dan berintegritas tinggi dalam menjalankan tugas.

Safari Ramadan bukan hanya memperkuat keimanan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan mental yang selaras dengan profesionalisme militer. Dengan keseimbangan spiritual dan operasional, prajurit diharapkan mampu menjaga stabilitas wilayah dengan penuh tanggung jawab.

Safari Ramadan dan Kesiapan Operasional
Selain aspek spiritual, Brigjen Faizal Rizal juga melakukan pengecekan kesiapan operasional personel dan material satuan jajaran Korem 052/Wkr. Langkah ini penting untuk memastikan kesiapsiagaan tetap optimal, sejalan dengan tugas pokok TNI AD dalam menjaga keamanan wilayah.

Kegiatan Safari Ramadan di Tangerang ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan prajurit tidak hanya berfokus pada fisik dan strategi militer, tetapi juga pada penguatan iman. Dengan demikian, tercipta keseimbangan antara profesionalisme tugas dan keteguhan spiritual di bulan suci Ramadan.

Belum ada komentar