KABUPATEN LEBONG, BENGKULU- Pascabencana banjir yang melanda Desa Tambang Sawah, Kecamatan Pinang Belapis, Kabupaten Lebong, upaya pemulihan terus dilakukan oleh berbagai pihak. Salah satu bentuk kepedulian datang dari PT Tansri Madjid Energi (TME) yang menurunkan alat berat guna membantu warga mengevakuasi material sisa banjir yang menutupi sejumlah akses jalan.
Alat berat yang diterjunkan sejak beberapa hari terakhir difokuskan untuk membersihkan tumpukan lumpur, kayu, dan bebatuan yang terbawa arus deras saat banjir terjadi. Kehadiran bantuan ini disambut antusias oleh masyarakat setempat yang sebelumnya kesulitan melakukan pembersihan secara manual.
Kepala Desa Tambang Sawah, Zulkarnain, menyampaikan apresiasi atas kontribusi PT TME dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana. Menurutnya, bantuan alat berat sangat efektif dalam membuka kembali akses jalan yang sempat terputus, sehingga aktivitas warga dapat kembali berjalan lancar.
“Kami sangat terbantu dengan adanya alat berat ini. Material yang sebelumnya sulit dipindahkan kini bisa segera dibersihkan
Terima kasih kepada pihak perusahan PT. Tansri Madjid Energi, dan juga pihak kecamatan, yang telah berkolaborasi membantu Kami masyarakat desa tambang sawah dan segenap masyarakat se-kecamatan Pinang Belapis karena telah mengirimkan bantuan 10 personilL karyawannya, Memberikan Logistik serta mendatangkan Alat Berat sehingga timbunan tanah longsor kemaren dapat segera teratasi,” ucap Zulkarnain.
Dijumpai di kantor, Manager Operasional PT TME, Mr. Renhart Silalahi, mengungkapkan bahwa sebagai perusahaan profesional, pihaknya selalu siap menjalankan amanat undang-undang di Indonesia yang mewajibkan perusahaan untuk berkontribusi maksimal kepada masyarakat dan lingkungan, yang dikenal dengan istilah Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Apalagi, Chairman perusahaan PT TME, Haji Robert Natiyudo Wachjo, adalah sosok pengusaha yang dikenal dermawan, beber Renhart.
“Dan kita pun akan taat pada aturan yang berlaku di negeri ini, serta tetap berpedoman pada Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UUD PT), Undang-Undang No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal, Peraturan Pemerintah No. 47 Tahun 2012,” tambah Renhart.
Data terhimpun, pada bencana banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Lebong pada tahun 2024, perusahaan TME juga turut berkontribusi dengan menyalurkan bantuan sembako, air mineral, serta mi instan ke Posko Induk Darurat Bencana di Kantor Camat Lebong Sakti, Muning Agung.
Tak hanya itu, PT TME juga secara rutin menunjukkan kepedulian sosial. Pada momen Hari Raya Idul Adha, perusahaan tercatat telah berkurban dengan menyumbangkan 10 ekor sapi pada 2022, 2 ekor sapi pada 2023, 1 ekor sapi pada 2024, dan 1 ekor sapi pada 2025.
Kemudian pada momen Ramadan 2026, perusahaan juga menunjukkan kepeduliannya kepada anak-anak di Yayasan Al-Syifa di Desa Lebong Tambang dan Yayasan Qurrata’ayun di Desa Air Kopras dengan mengadakan buka bersama, pembagian takjil gratis, serta pemberian santunan kepada anak yatim.
“Mohon doa, Insya allah di momen Idul Adha Tahun 2026 ini, Kita pihak perusahaan TME akan kembali berkontribusi untuk masyarakat kabupaten Lebong dengan menyumbangkan hewan Qurban satu atau dua Ekor Sapi,” tutup Renhart Silalahi, Manager Operasional PT Tansri Madjid Energi.

Belum ada komentar