RUPS PT ADS Sahkan Laba 2025, Dividen Mengalir ke Pemkab Bojonegoro

Foto: rapat PT Ads di gedung Angkling Darma lantai dua bojonegoro
beritakeadilan.com,

KABUPATEN BOJONEGORO, JAWA TIMUR – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bojonegoro, PT Asri Dharma Sejahtera (ADS), menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan 2025 pada Rabu (1/4/2026). Agenda utama rapat ini adalah pengesahan laporan sekaligus penetapan penggunaan laba perusahaan sepanjang tahun 2025.

RUPS berlangsung di Ruang Batik Madrim, lantai 2 Gedung Lama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Dalam agenda tersebut, dua pemegang saham hadir langsung, yakni Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dan perwakilan PT Surya Energi Raya (PT SER), Hendri Naldi.

Sejumlah pejabat daerah turut mengikuti jalannya rapat, di antaranya Sekretaris Daerah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Inspektur, Kepala Bappeda, Kepala Bapenda, hingga jajaran Bagian Perekonomian dan SDA serta Bagian Hukum Setda. Komisaris dan Direksi PT ADS serta perwakilan PT SER juga hadir dalam forum tersebut.

Direktur Utama PT ADS, Mohammad Kundori, memaparkan capaian kinerja perusahaan. Ia menyebut laba bersih dari pengelolaan Participating Interest (PI) Blok Cepu pada 2025 mencapai USD 23.432.675.

Dari jumlah tersebut, alokasi Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar 2 persen atau senilai USD 468.653,50 telah disepakati. Dengan demikian, dividen yang dapat dibagikan tercatat sebesar USD 22.964.021,50.

Pembagian dividen mengikuti komposisi kepemilikan saham, dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menerima USD 5.741.005,38, sementara PT SER memperoleh USD 17.223.016,12.

“Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga mendapatkan tambahan dividen dari PT SER Sebesar Rp 6,424.513.430,” beber Mohammad Kundori.

Ia menambahkan, hasil RUPS ini diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat kinerja perusahaan ke depan.

“Kami juga berkomitmen mempertahankan kinerja positif serta berkontribusi dalam pembangunan ekonomi daerah,” tegasnya.

Rapat berlangsung lancar hingga selesai. Dalam kesempatan itu, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menekankan pentingnya optimalisasi pendapatan daerah dengan tetap menjaga efisiensi anggaran.

“Serta program tanggung jawab sosial dan lingkungan harus selaras dengan prioritas pembangunan pemerintah Kabupaten Bojonegoro” tandas Mas Wahono, sapaan akrabnya.

Belum ada komentar