PENS Diseminasikan Inovasi Program Berdikari 2025: Siap Uji Coba di Ponorogo

beritakeadilan.com,

SURABAYA (Beritakeadilan.com, Jawa Timur) – Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) terus membuktikan komitmennya dalam pengembangan inovasi berbasis teknologi tepat guna melalui Diseminasi Progress Program Berdikari 2025. Kegiatan yang digelar di Selasar Lobi Gedung Pascasarjana Terapan PENS ini menjadi panggung bagi para periset memperkenalkan capaian riset yang siap diuji di masyarakat.

Program ini tidak sekadar menjadi ajang presentasi riset, namun juga wadah komunikasi strategis antarpeneliti dengan fokus serupa, sekaligus menguatkan peran perguruan tinggi sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi lokal.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Dr. Khairul Munadi, S.T., M.Eng., hadir langsung dan menyampaikan apresiasi mendalam atas inovasi yang dihasilkan para periset muda PENS.

“PENS menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia dengan berbagai inovasinya. Dan hari ini sangat senang bisa melihat berbagai capaian PENS, termasuk inovasi yang dipamerkan di sini. Dan ini termasuk salah satu bentuk dukungan kampus melalui program Kampus Berdampak. Tinggal ke depannya bisa diimplementasikan pada masyarakat luas, kemudian membawa perubahan di suatu daerah. Dan, kampus pun berperan penting, sebagai penggerak ekonomi daerah,” ungkap Khairul Munadi, Senin (30/6/2025).

Wakil Direktur Bidang Kerja Sama dan Teknologi PENS, Amang Sudarsono, selaku Koordinator Periset menjelaskan bahwa sebagian besar inovasi sudah mencapai progress signifikan dan siap diuji di lapangan, khususnya di wilayah Pudak, Kabupaten Ponorogo.

Beberapa capaian inovasi antara lain:

1. Smart Farming (D-COWs Reog)

Sistem peternakan cerdas ini menargetkan implementasi pada 20 ekor sapi di dua lokasi. Perangkat monitoring kesehatan dan produksi sapi telah siap diuji di lapangan.

2. Smart PJU

Teknologi penerangan jalan umum berbasis IoT siap diuji di 15 titik, termasuk 1 titik yang akan difungsikan sebagai edge gateway menuju internet.

3. Smart UHT

Mesin pengolahan susu otomatis dengan kapasitas 500 liter/hari masih dalam proses integrasi sistem, namun masing-masing subsistem telah diuji di laboratorium.

4. CREATE e-ATV

Tim ini mengembangkan kendaraan listrik roda empat (ATV) untuk mobilisasi hasil ternak seperti susu dan pakan. ATV ini sedang dipersiapkan dengan desain body dan bak terbuka untuk memudahkan transportasi.

5. Warok-Green Biogas

Tim ini mengolah limbah kotoran sapi menjadi biogas, dengan target kapasitas 200–375 kg kotoran/hari yang bisa menghasilkan hingga 12.000 liter biogas. Tantangan utama saat ini adalah menstabilkan tekanan gas untuk bahan bakar genset.

6. Robotani – Robot Penanam Padi

Robot penanam padi tipe mesin telah diuji terbatas di sawah Sidoarjo dan berhasil menanam dengan presisi tinggi. Dua robot tambahan – tipe manual dan baterai – kini sedang dalam proses penyempurnaan.

7. Motor Axial Flux BLDC

Prototipe motor listrik jenis axial flux sudah dihasilkan. Tim sedang menggandakan unit untuk diuji lebih lanjut dalam kendaraan roda dua.

Amang menambahkan bahwa semua inovasi yang sudah masuk tahap pengujian akan mulai diuji coba di Pudak, Ponorogo pada Juli 2025. Setelah uji coba, tim akan melakukan evaluasi menyeluruh sebelum menyerahkan hasil riset ke pemerintah daerah untuk dimanfaatkan secara berkelanjutan.

“Kami jadwalkan di bulan Juli besok akan kami uji cobakan di Pudak, Ponorogo dan setelah itu masing-masing tim akan melakukan evaluasi, monitoring serta penyempurnaan sebelum inovasi tersebut benar-benar bisa diserahkan kepada Pemda setempat,” pungkas Amang.(R1F)

Belum ada komentar