SURABAYA, JAWA TIMUR- Suasana hangat penuh inspirasi mewarnai kegiatan NGOPI (Ngobrol dan Cerita Penuh Inspiratif) yang menjadi penutup rangkaian acara Lembaran Tabligh Edisi Ramadhan (Lentera) 2026 yang digelar Gugus Depan 413–414 berpangkalan di Universitas Negeri Surabaya, Sabtu (14/3/2026) di Gedung P9, Sanggar Bakti Pramuka Unesa.
Kegiatan ini menghadirkan para alumni yakni Kak Ikhwal dan Kak Tejo, yang berbagi pengalaman serta cerita pengalan di Pramuka serta perjalanan hidup kepada anggota Racana.
Puluhan alumni dari berbagai jurusan dan daerah turut hadir mengikuti sesi diskusi santai tersebut. Dalam suasana kebersamaan, para peserta saling bertukar gagasan, pengalaman organisasi, hingga motivasi untuk terus berkarya setelah aktif di Racana.
Sebelum sesi NGOPI digelar, kegiatan Lentera Ramadhan diawali dengan khataman Alquran yang diikuti anggota Racana dan alumni. Acara kemudian dilanjutkan dengan santunan anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan.
Rangkaian kegiatan semakin semarak dengan digelarnya Lomba KDI (Kompetisi Dakwah Islami) yang menampilkan kemampuan berdakwah para anggota Racana. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wadah melatih keberanian, kemampuan komunikasi, serta pemahaman nilai-nilai keislaman.
Kebersamaan peserta semakin terasa saat seluruh anggota dan alumni mengikuti buka puasa bersama yang berlangsung sederhana namun penuh keakraban di lingkungan Sanggar Bakti Pramuka.
Ketua Dewan Racana (KDR) 413 M. Rizal Fauzan Hidayat menyampaikan terima kasih atas kehadiran anggota serta para alumni yang telah menyempatkan waktu untuk meramaikan kegiatan Lentera Ramadhan tahun ini.
Sementara KDR 414 Nurita Fauzatin Syabiya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta sekaligus memohon maaf apabila dalam penyambutan maupun sajian masih terdapat kekurangan selama kegiatan berlangsung.
Salah satu pembina Racana, Kak Roem, menjelaskan bahwa Lentera Ramadhan merupakan agenda rutin tahunan yang lahir dari gagasan dan inisiatif anggota Racana 413–414.

Belum ada komentar