Penantian Panjang Selama 18 Tahun, Akhirnya Lahan TPA Di OKU Bersertifikat

oleh : -
Penantian Panjang Selama 18 Tahun, Akhirnya Lahan TPA Di OKU Bersertifikat
Acara Penyerahan Sertifikat Lahan TPA Dan Pemberian Piagam Penghargaan di Rumdin Bupati OKU
banner 970x250

KABUPATEN OGAN KOMERING ULU (BeritaKeadilan, Provinsi Sumsel) - Penantian waktu yang panjang selama 18 tahun akhirnya lahan TPA di Dusun Simpang Kandis Desa Gunung Meraksa Kecamatan Lubuk Batang Kabupaten Ogan Komering Ulu Provinsi Sumatera Selatan berhasil disertifikatkan lahan seluas 33,4 Ha telah memiliki sertifikat sah sebagai tanah asset daerah milik Pemkab OKU.

Lahan TPA ini merupakan asset Pemda OKU yang berhasil diselamatkan dengan telah terbitnya sertifikat tanah lahan TPA Simpang Kandis yang sebelumnya telah belasan tahun bersengketa ini diungkapkan Pj Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah dan Kajari OKU Choirun Parapat, SH., MH, di acara penyerahan sertifikat lahan TPA Simpang Kandis di rumah dinas Bupati OKU, Kamis (29/02/2024).

Acara tersebut dihadiri oleh, Kasi Datun Kejaksaan Negeri OKU, Kasi Intel Kejaksaan Negeri OKU, BPN OKU, BPKAD OKU, Bapelitbangda OKU, DLH OKU, Camat dan mantan Camat Lubuk Batang OKU, Dinas PUPR OKU, Kades dan mantan Kades Gunung Meraksa OKU dan tamu undangan lainnya.

Kepala Kejaksaan Negeri OKU Choirun Parapat pada kata sambutannya menyampaikan bahwa keberhasilan pihaknya dalam membantu Pemda OKU menyelamatkan asset daerah merupakan keberhasilan bersama melalui kerjasama antara Pemda OKU dengan Kejaksaan Negeri OKU melalui MOU.

“Terbitnya sertifikat lahan TPA ini prosesnya memang agak lama, setelah sebelumnya kami menerima surat permintaan bantuan hukum dari Pemda OKU sekitar 6 bulan lalu, namun baru sekarang lahan TPA ini bisa di sertifikatkan, lantaran kami sebelumnya banyak menemui kendala di lapangan,” ucap Choirun Parapat.

Lanjut Kajari, sejak dibeli oleh Pemkab OKU pada tahun 2006 silam, hampir sebagian lahan TPA di klaim dan di kuasai oleh warga. Akan tetapi semua sengketa itu bisa kita selesaikan tanpa tindakan hukum, yaitu dengan memberi pemahaman kepada warga yang mengklaim jika lahan tersebut memang jelas milik Pemda OKU yang dibeli melalui dana APBD ,” terang Choirun Parapat.

PJ Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah pada kata sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kejaksaan Negeri OKU dan BPN OKU maupun kepada semua pihak yang terlibat dalam keberhasilan menyelamatkan asset daerah milik Pemkab OKU.

“Alhamdulillah pada hari ini kami sangat bersyukur dan merasa sangat terbantu atas keberhasilan Kejari OKU beserta pihak yang terlibat lainnya dalam keberhasilan menyelamatkan asset daerah lahan TPA Simpang Kandis ,” ujar Teddy Meilwansyah.

Pj Bupati mengungkapkan bahwa sebelumnya bertahun-tahun lahan TPA ini bersengketa dan menyebabkan Pemkab OKU beberapa kali gagal menerima bantuan dari pemerintah pusat, kini masalah lahan TPA sudah terselesaikan berkat bantuan dari pihak Kejaksaan Negeri dan BPN OKU.

“Lahan TPA yang merupakan asset Pemkab OKU yang sudah bertahun-tahun diklaim oleh warga kini sudah bisa dimiliki seutuhnya oleh Pemda OKU untuk dikelola sebagai mana fungsinya. Kedepannya kita akan kembali berupaya mengajukan bantuan alat pengolah sampah kepada pemerintah pusat, agar TPA Simpang Kandis bisa menghasilkan pendapatan daerah ,” pungkas Teddy Meilwansyah.

Dipenghujung acara kegiatan penyerahan sertifikat lahan TPA Simpang Kandis PJ Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah meberikan piagam penghargaan kepada Kepala Kejaksaan Negeri OKU Choirun Parapat beserta Kasi Datun Kejaksaan Negeri OKU Ajie Martha, SH., dan BPN OKU yang wakili Sri Wahyuni Kasi Sengketa lahan BPN OKU.

(Rinaldi).

banner 400x130
banner 728x90