Peringatan Harlah Muslimat NU Ke 78 Di Sport Center Lamongan, Ini Pesan Pak Yes

oleh : -
Peringatan Harlah Muslimat NU Ke 78 Di Sport Center Lamongan, Ini Pesan Pak Yes
Peringati Harlah Muslimat NU ke 78 di Sport Center Lamongan.
banner 970x250

LAMONGAN (Beritakeadilan, Jawa Timur) - Peringatan Hari Lahir Muslimat Nahdatul Ulama ( NU ) ke 78 di kabupaten Lamongan menjadi momentum penting untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga ( 26/1/2024)

Acara tersebut dilaksanakan di Sport Center Lamongan dan dihadiri oleh Gubenur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU, dan Gus Miftah atau Miftah Maulana Habiburrahman.

Yufhonuf Efendi mengungkapkan salah satu yang menjadi bagian dalam membangun ketahanan keluarga ialah turut serta menurunkan angka stunting di Indonesia terutama di Lamongan.

"Angka stunting masuk didalam tugas Negara, Ibu ibu mari deklarasikan diri panjenengan semua untuk menurunkan angka stunting sebagai wujud kontribusi pada penguatan ketahanan nasional," ujar Yurhonur Efendi Bupati Lamongan ( 26/01)

"Menurutnya angka stunting yang ada di Kabupaten Lamongan tahun 2022 memang masih berada pada angka 27,5% atau 2.900 kasus stunting. sedangkan untuk tahun 2023 masih menunggu paparan data dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI). 

Saya yakin stunting akan menurun dan mampu mencapai target yang telah ditetapkan pemerintah pusat tahun 2024 yakni 14%, karena Kabupaten Lamongan sudah memaksimalkan kolaborasi untuk menurunkan stunting melalui program inovasi.

Sementara itu Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa mengatakan sebagai muslimat harus berkontribusi penuh dalam mencetak generasi unggul, terlebih menghadapi Indonesia Emas 2045.

"Muslimat NU, harus terus membangun ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathoniyah, ukhuwah insaniyah, dan lainnya," tutur Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur

Saya ucapkan selamat harlah kepada muslimat NU yang 78. Jadilah perempuan yang kuat dan makmum yang selalu patuh,seperti yang tersirat dalam Surat Annisa ayat 9 bahwa hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)nya.

Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah, dan berbicara dengan tutur kata yang benar. Mari jadi muslimat yang mampu menjadi pagar penguat keluarga dan negara.

Hadir untuk mengisi pengajian, ulama kondang asal Jogjakarta Pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji Sleman Gus Miftah atau Miftah Maulana Habiburrahman menuturkan Indonesia memiliki muslimat NU yang patut dipertahankan. 

Seperti misi yang dibawa Nahdatul Ulama ada 2 yakni misi keagamaan dan kedua adalah misi kebangsaan. Yang mana dalam situasi serba kompleks era ini diharapkan muslimat NU mampu untuk tetap menyebarkan aswaja dan meneguhkan komitmen kebangsaan.

(Edi)

banner 400x130
banner 728x90