Dugaan Korupsi Pembangunan Sentra Kuliner Rp 2.5 Milyar Berkas Perkara Sudah Rampung Kejaksaan Tetapkan 4 Tersangka

oleh : -
Dugaan Korupsi Pembangunan Sentra Kuliner Rp 2.5 Milyar Berkas Perkara Sudah Rampung Kejaksaan Tetapkan 4 Tersangka
banner 970x250

LAMONGAN (Beritakeadilan, Jawa Timur) - Kejaksaan Negeri Lamongan menetapkan 4 tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Sentra Kuliner Sukodadi (SKS), di Desa Sukodadi. Bahkan berkas perkara tipikor dengan nilai total 2,5 miliar itu sudah diserahkan ke jaksa peneliti.

Fadly Arby Kasi Intel Kejari Lamongan mengungkapkan penyidikan kasus dugaan tindak tipikor pembangunan SKS Sukodadi sudah lengkap. Bahkan, berkas perkara 4 tersangka itu sudah diserahkan kepada jaksa peneliti pada minggu (21/1/2024).

Foto: Bangunan Sentra Kuliner Sukodadi (SKS) senilai Rp 2,5 miliar yang mangkrak, di Desa Sukodadi. LamonganFoto: Bangunan Sentra Kuliner Sukodadi (SKS) senilai Rp 2,5 miliar yang mangkrak, di Desa Sukodadi. Lamongan

“Pada hari Jumat tanggal 19 januari 2023 sudah dilaksanakan penyerahan berkas perkara ( tahap 1)  untuk 4 tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan sentra kuliner dari jaksa penyidik ke jaksa peneliti,” kata Fadly Arby Kasi Intel Kejaksaan Lamongan.

Menurutnya setelah berkas di jaksa peneliti, akan dilakukan penelitian berkas perkara. Dalam waktu 7 hari apakah berkas perkara itu sudah lengkap atau masih ada kekurangan dalam berkas perkara tersebut. 

"Apabila sudah dinyatakan lengkap, lanjutnya, maka akan dilakukan penyerahan tersangka dan barang bukti (tahap 2), untuk dilimpahkan ke pengadilan tipikor di surabaya. “Kita tunggu proses berikutnya,” ungkap Fadly Arbi

Disinggung soal 4 terangka, menurutnya, semua trrlibat dalam kasus pembangunan SKS Sukodadi. Para tersangka itu yakni Str, Rud, Hdr, dan Frs.

diketahui, kasus SKS Sukodadi mencuat awal 2023. Pasalnya, proyek senilai Rp 2, 5 miliar seharusnya sudah tuntas, ternyata mangkrak. Masyarakat dirugikan kan atas pembangunan ini. Seharusnya mereka sudah memanfaatkan prmbangunan itu, ternyata hingga kini masih mangkrak.

Sementara itu Heri Maex salah satu tokoh masyarakat Sukodadi mengungkapkan, total dana yang sudah masuk untuk proyek SKS senilai Rp 2,5 miliar. Ririnciannya, dana swadaya masyarakat Rp 1.921.500.000, anggaran Dana Desa tahun 2022 Rp 210.000.000, bantuan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tahun 2019 Rp 400.000.000.

“Dana swadaya masyarakat senilai Rp 1,9 miliar itu adalah hasil sewa kios atau stan. Di mana tiap stannya itu disewakan kepada masing-masing pedagang dengan harga Rp 45 juta. Namun sampai sekarang belum ada satupun pedagang yang menempati,” tandasnya  

(Edi)

banner 400x130
banner 728x90