Menwa UNESA Didorong Tingkatkan Prestasi, Bani Pebrianto Resmi Pegang Komando Satmenwa 804

beritakeadilan.com,

KOTA SURABAYA JAWA TIMUR– Estafet kepemimpinan di lingkungan Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) 804 Universitas Negeri Surabaya (UNESA) resmi berganti. Prosesi serah terima jabatan komandan berlangsung khidmat di Gedung Rektorat Kampus 2 UNESA, Jumat (6/3/2026), sekaligus menjadi momentum penyemangat bagi anggota Menwa untuk terus meningkatkan prestasi dan kontribusi bagi kampus.

Dalam upacara tersebut, jabatan Komandan Satmenwa 804 periode 2025–2026 yang sebelumnya dipegang Muhammad Ferdi Masruchan diserahterimakan kepada Bani Pebrianto sebagai komandan periode 2026–2027.

Upacara dipimpin Dr. Tutur Jatmiko, S.Pd., M.Kes, Kepala Sub Direktorat Ormawa dan Alumni UNESA yang mewakili Rektor UNESA Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes, sebagai Inspektur Upacara.

Dalam amanatnya, Tutur Jatmiko menyampaikan apresiasi atas dedikasi komandan lama serta harapan besar kepada komandan baru agar mampu membawa Satmenwa 804 semakin berprestasi.

Ia menegaskan bahwa Resimen Mahasiswa bukan sekadar organisasi kemahasiswaan, melainkan juga ruang pembelajaran kepemimpinan, kedisiplinan, serta pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Selamat kepada komandan baru yang menerima amanah. Terima kasih kepada komandan lama atas pengabdian yang telah diberikan. Kami berharap Satmenwa 804 terus meningkatkan prestasi di kalangan Menwa maupun civitas akademika sehingga dapat memberi warna dalam berbagai kegiatan di UNESA,” ujarnya.

Menurutnya, semangat dan kontribusi Menwa sangat penting, terlebih saat UNESA terus meningkatkan kualitas kelembagaan menuju capaian akreditasi perguruan tinggi yang lebih baik. Keberadaan Menwa diharapkan mampu menjadi bagian dari energi positif dalam membangun reputasi kampus.

Pembina Satmenwa 804 Dr. Theodorus Wiyanto Wibowo, M.Pd juga memberikan pesan kepada kepengurusan baru agar melanjutkan berbagai program yang telah dirintis sebelumnya serta terus memperkuat kualitas organisasi.

“Selamat bertugas kepada komandan baru. Lanjutkan program yang sudah berjalan dan terus tingkatkan kegiatan yang dapat membawa kemajuan bagi Satmenwa 804,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPP IARMI Jawa Timur Dr. Agung Subagyo, S.STP., M.Si menilai pergantian kepemimpinan merupakan dinamika yang wajar dalam organisasi sekaligus bagian dari proses kaderisasi.

Ia menekankan bahwa pengalaman memimpin di Menwa menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk membangun kapasitas diri, menambah pengalaman, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan di masa depan.

“Prestasi yang pernah diraih harus terus dilanjutkan. Momen kepemimpinan ini adalah kesempatan belajar yang sangat berharga. Manfaatkan sebaik mungkin agar memiliki nilai tambah bagi diri sendiri maupun organisasi,” katanya.

Komandan lama Muhammad Ferdi Masruchan dalam sambutannya mengingatkan seluruh anggota Satmenwa 804 untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjaga kekompakan.

“Untuk seluruh anggota, teruslah belajar, tingkatkan kemampuan, jaga sinergi dan kekompakan agar Satmenwa 804 semakin solid,” pesannya.

Sementara itu, Komandan baru Bani Pebrianto menyampaikan komitmennya untuk membawa Satmenwa 804 menjadi wadah pengembangan diri yang semakin kuat bagi mahasiswa.

Menurutnya, Menwa merupakan organisasi yang tidak hanya mengembangkan pengetahuan akademik, tetapi juga menanamkan nilai keprajuritan, disiplin, serta jiwa korsa.

“Tugas seorang pemimpin pada dasarnya adalah menyiapkan pemimpin berikutnya. Karena itu, estafet kepemimpinan Satmenwa 804 membutuhkan dukungan dan kebersamaan seluruh anggota agar organisasi ini terus berkembang lebih baik,” ujarnya.

Acara tersebut turut dihadiri unsur pimpinan kampus, pembina, alumni Menwa, organisasi keluarga besar Resimen Mahasiswa, perwakilan TNI–Polri, serta berbagai tamu undangan lainnya yang memberikan dukungan terhadap kemajuan Satmenwa 804 UNESA.

Momentum pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi semangat baru bagi seluruh anggota Menwa untuk terus berkarya, berprestasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi kampus dan masyarakat.

Belum ada komentar