KABUPATEN TOBA, SUMATERA UTARA-Kepala SMP Negeri 4 Satu Atap Siria-ria, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba, memberikan respons resmi terkait pemberitaan yang beredar. Pihak sekolah menegaskan bahwa pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sudah berjalan sesuai prosedur. Semua penggunaan dana mengacu pada petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat.
“Penggunaan anggaran di lembaga kami mengikuti mekanisme yang ketat,” ungkap Kepala Sekolah. Selain itu, ia memastikan seluruh laporan pertanggungjawaban tersedia secara resmi dan transparan. Pihak sekolah juga menyatakan kesiapan penuh untuk menghadapi proses audit oleh instansi berwenang kapan saja.
Penjelasan Mengenai Pesan Singkat WhatsApp
Terkait dugaan ancaman melalui pesan singkat, Kepala Sekolah memberikan klarifikasi mendalam untuk meluruskan persepsi publik. Ia menegaskan tidak ada niat sedikit pun untuk melakukan intimidasi atau mengancam keselamatan pihak lain. Menurutnya, pesan tersebut muncul sebagai bentuk emosi spontan dalam komunikasi personal.
“Saya sama sekali tidak bermaksud mengancam,” tegasnya dengan lugas. Oleh karena itu, ia membuka ruang dialog untuk meluruskan kalimat yang dianggap tidak pantas tersebut. Ia pun berharap persoalan ini dapat selesai melalui komunikasi yang sehat dan kekeluargaan tanpa perlu diperbesar.
Menjaga Profesionalisme Lembaga Pendidikan
Sebagai pimpinan institusi, Kepala Sekolah berkomitmen penuh menjaga nama baik dunia pendidikan di Kecamatan Silaen. Ia menyatakan sangat menghargai fungsi kontrol sosial yang dijalankan oleh rekan-rekan media. Namun, ia menekankan agar pengawasan tersebut tetap bersandar pada kode etik jurnalistik yang berlaku.
Selanjutnya, pihak sekolah akan terus berupaya meningkatkan profesionalisme pelayanan pendidikan bagi siswa. Penjelasan ini diharapkan mampu menjawab keraguan masyarakat terkait integritas SMPN 4 Satu Atap Siria-ria. Dengan demikian, proses belajar mengajar tetap kondusif tanpa ada gangguan informasi yang simpang siur.



Belum ada komentar