JAKARTA TIMUR, DKI JAKARTA—Semangat gotong royong kembali membara di wilayah Jakarta Timur melalui aksi Karya Bakti Serentak se-DKI Jakarta. Kegiatan bersih-bersih lingkungan ini berlangsung di Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, pada Minggu (08/02/26).
Aksi ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan lingkungan Ibu Kota. Kehadiran tokoh-tokoh penting di lapangan memberikan suntikan semangat bagi para petugas yang berjihad melawan tumpukan sampah.
Kehadiran Tokoh Nasional dan Forkopimda
Gubernur DKI Jakarta, Bpk. Pramono Anung, memimpin langsung kegiatan ini dengan didampingi oleh tokoh nasional Bpk. Jusuf Kalla. Selain itu, jajaran Forkopimda Jakarta Timur turut hadir mengawal jalannya aksi, mulai dari Dandim 0505/Jakarta Timur Kolonel Inf Nelson Paido Makmur hingga Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian.
Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Bpk. Munjirin, juga tampak bersinergi dengan jajaran camat dan lurah setempat. Kehadiran para pimpinan ini menegaskan bahwa penanganan kebersihan lingkungan merupakan prioritas utama pemerintah daerah.
Fokus Pengerukan Kali Sunter dan Gorong-gorong
Petugas memfokuskan karya bakti pada sejumlah titik rawan di RT 01 RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu. Sasaran utamanya adalah pengerukan Kali Sunter serta pembersihan gorong-gorong yang telah mengalami pendangkalan.
Selain pengerukan, tim gabungan juga melakukan penopingan pohon yang sudah terlalu rimbun. Petugas segera mengangkut tumpukan sampah yang berpotensi menghambat aliran air demi mengantisipasi datangnya banjir. Oleh karena itu, langkah ini dinilai sebagai strategi preventif yang sangat efektif di musim hujan.
Sinergi Lintas Sektor dengan Alat Berat
Berbagai unsur terlibat aktif dalam kegiatan besar ini. Mulai dari TNI, Polri, Satpol PP, petugas PPSU, hingga jajaran Suku Dinas Sumber Daya Air bahu-membahu menyisir area. Masyarakat setempat pun tidak mau ketinggalan untuk terjun langsung membantu para personel.
Sinergi lintas sektor tersebut semakin diperkuat dengan pengerahan alat berat seperti beko dan armada truk sampah. Penggunaan perlengkapan manual juga dioptimalkan agar proses pengerukan gorong-gorong berjalan maksimal hingga ke celah sempit.
Membangun Kesadaran Kolektif Warga
Kegiatan karya bakti serentak ini bukan hanya sekadar aksi simbolik. Sebaliknya, pemerintah ingin membangun kesadaran kolektif masyarakat agar terus menjaga kebersihan lingkungan secara mandiri.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap tercipta lingkungan yang lebih bersih, aman, dan sehat. Dengan demikian, budaya gotong royong akan tetap menjadi fondasi utama dalam membangun Jakarta yang tangguh serta berkelanjutan bagi generasi mendatang.
*) Penulis: M.NUR



Belum ada komentar