KABUPATEN TUBAN, JAWA TIMUR – Menyambut bulan suci Ramadhan 2026, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban menggelar kegiatan The Most KUA Joyful Ramadhan Mubarak di SMKN 1 Tuban, Jumat (27/02/2026).
Kegiatan ini menghadirkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Umi Kulsum, sebagai pemateri utama. Ratusan siswa kelas XII dibekali penguatan karakter, kesiapan masa depan, serta pemahaman nilai keagamaan melalui program penguatan remaja dan keluarga.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program KUA Revitalisasi yang mengintegrasikan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN), serta Bimbingan Keluarga Muslim.
Dalam paparannya, Umi Kulsum menegaskan bahwa generasi muda harus tampil sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Untuk meraih kesuksesan, siswa harus memiliki tiga pilar utama kecerdasan.
Pertama, kecerdasan spiritual. Ia menekankan pentingnya menjadikan hubungan dengan Allah SWT sebagai fondasi hidup.
“Kunci utama kesuksesan bukan hanya kepintaran, tetapi sholat. Jaga sholatmu, maka Allah akan menjaga jalan kesuksesanmu,” tegasnya.
Kedua, kecerdasan intelektual. Siswa didorong untuk terus mengasah ilmu pengetahuan dan keterampilan sesuai minat serta bakat, agar siap memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Ketiga, kecerdasan sosial. Umi Kulsum mengingatkan pentingnya membangun relasi yang sehat, saling menghormati, serta menolak segala bentuk perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.
Selain itu, para siswa juga dibekali edukasi mengenai batasan usia pernikahan. Menurutnya, remaja perlu memprioritaskan pendidikan, kemandirian, dan kesiapan mental sebelum membangun rumah tangga.
Ia menegaskan bahwa perencanaan masa depan—baik karier, pendidikan, maupun kehidupan sosial—harus disiapkan sejak dini agar siswa tidak salah langkah setelah lulus sekolah.
Suasana kegiatan semakin hidup saat sesi kuis interaktif digelar. Para siswa ditantang menjawab pertanyaan seputar moderasi beragama, sikap toleransi, serta pemahaman regulasi usia sekolah dan usia pernikahan.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar agar generasi muda Tuban tumbuh menjadi generasi yang tangguh, moderat, berdaya saing, dan berakhlakul karimah dalam menyongsong masa depan.

Belum ada komentar