TANJUNG PERAK, JAWA TIMUR-Satgas Pangan Polres Pelabuhan Tanjung Perak bergerak cepat menjaga stabilitas pangan di wilayah Surabaya. Menjelang dua momentum besar, yakni Tahun Baru Imlek dan Bulan Suci Ramadhan, aparat kepolisian aktif memantau ketersediaan serta harga Bahan Pokok Penting (Bapokting). Langkah ini bertujuan memastikan masyarakat dapat merayakan hari besar keagamaan dengan tenang tanpa beban lonjakan harga.
Sidak Pasar Pabean dan Jalur Distribusi
Salah satu aksi nyata terlihat saat petugas menyisir Pasar Tradisional Pabean di Jalan Songoyudan, Surabaya. Kanit VI Tipidek Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak memimpin langsung pengecekan stok mulai dari beras, gula, minyak goreng, hingga daging. Petugas tidak hanya memantau harga di tingkat pedagang, tetapi juga memeriksa kondisi gudang penyimpanan distributor.
“Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, stok Bapokting di pasar dan gudang saat ini masih aman. Pasokan tersebut mencukupi untuk memenuhi kebutuhan warga menjelang Imlek dan Ramadhan,” ujar Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, Senin (9/2/2026).
Nihil Praktik Penimbunan dan Manipulasi Harga
Hasil monitoring menunjukkan sinyal positif bagi konsumen di Surabaya Utara. Satgas Pangan melaporkan bahwa harga komoditas utama terpantau relatif stabil. Selain itu, petugas tidak menemukan adanya indikasi penimbunan barang maupun praktik curang lainnya yang melanggar ketentuan perundang-undangan.
Kepatuhan para pelaku usaha terhadap aturan distribusi menjadi kunci terjaganya keseimbangan pasar. Iptu Suroto menegaskan bahwa kelancaran alur barang dari distributor hingga pedagang eceran menjadi prioritas utama kepolisian. Hal ini penting untuk mencegah kelangkaan yang sering memicu gejolak harga secara tiba-tiba.
Imbauan Persuasif dan Penegakan Hukum
Di sela-sela pengecekan, petugas turut memberikan imbauan persuasif kepada para pedagang. Satgas Pangan meminta seluruh pelaku usaha untuk tetap menjaga etika dalam berdagang. Mereka melarang keras aksi spekulasi yang dapat merugikan kepentingan publik.
Meskipun mengedepankan cara persuasif, pihak kepolisian tetap bersiaga. Setiap pelanggaran hukum terkait pangan akan diproses sesuai aturan yang berlaku. Langkah preventif ini merupakan wujud nyata perlindungan kepolisian terhadap hak-hak masyarakat luas.
Monitoring Berkelanjutan Demi Kondusivitas
Polres Pelabuhan Tanjung Perak memastikan kegiatan pengawasan ini tidak hanya berhenti di satu titik. Pihak kepolisian akan meningkatkan frekuensi pengecekan secara berkala hingga hari besar tiba. Konsistensi pengawasan ini diharapkan mampu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Dengan stok yang melimpah dan harga yang terkendali, masyarakat diharapkan dapat menjalankan ibadah di Bulan Suci Ramadhan dengan nyaman. Satgas Pangan berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan instansi terkait guna memastikan tidak ada hambatan distribusi pangan di wilayah hukum Tanjung Perak.



Belum ada komentar