Inovasi Polda Jatim: Bangun Sumur Bor Bersama BBWS Brantas untuk Ketahanan Air dan Dukungan Program Asta Cita

beritakeadilan.com,

SURABAYA (Beritakeadilan.com, Jawa Timur) – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menggandeng Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas dalam pembangunan sumur dalam atau sumur bor di lingkungan Polda dan sejumlah titik strategis di wilayah Jawa Timur. Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi lintas institusi dalam rangka mendukung efisiensi pengelolaan air serta menyukseskan agenda prioritas pemerintah yang tertuang dalam Asta Cita.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., menegaskan bahwa pembangunan sumur bor ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan internal, melainkan juga untuk memperkuat kontribusi Polri terhadap penguatan ketahanan pangan dan pengairan di daerah.

“Beban pengeluaran atas konsumsi air setiap tahunnya cukup signifikan,” ungkap Irjen Nanang Avianto dalam sambutannya di Gedung Patuh Polda Jatim, Senin (30/6). “Oleh sebab itu, pembangunan sumur bor ini menjadi langkah strategis untuk efisiensi anggaran sekaligus menjaga ketersediaan air bersih,” tambahnya.

Polda Jatim melihat inisiatif ini sebagai bentuk inovasi berkelanjutan yang sejalan dengan semangat reformasi birokrasi Polri dan dukungan terhadap pembangunan berwawasan lingkungan.

Pihak BBWS Brantas menyambut positif kerja sama tersebut. Mereka menilai kolaborasi antar-lembaga seperti ini menjadi kunci dalam percepatan pembangunan sektor sumber daya air yang tangguh dan berkelanjutan.

Kapolda Jatim turut menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin dengan baik bersama BBWS Brantas, seraya berharap kemitraan ini dapat diperluas ke program-program strategis lainnya.

“Semangat kita hari ini adalah inovasi dan kolaborasi. Dua kunci yang harus dipegang oleh setiap institusi untuk menjawab tantangan zaman,” tegas Irjen Nanang.

Lebih dari sekadar pemenuhan kebutuhan internal, pembangunan sumur bor ini diharapkan membawa manfaat luas, termasuk bagi masyarakat sekitar. Langkah ini diprediksi turut memperkuat ketahanan air, mendukung ketahanan pangan, dan menjaga keseimbangan lingkungan.

Kepala Biro Logistik (Karolog) Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto, menyatakan bahwa kegiatan pembangunan sarana air bersih ini juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79.

“Pembangunan sarana pengeboran air bersih ini merupakan bagian dari kegiatan Hari Bhayangkara ke-79,” ujar Kombes Dirmanto.

Ia juga menegaskan bahwa inisiatif ini adalah bentuk nyata kontribusi Polri, khususnya Polda Jatim, dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Dengan semangat Polri Presisi, Polda Jatim mendukung transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Melalui langkah-langkah konkret ini, Polda Jatim menunjukkan peran aktif dalam menjawab kebutuhan zaman—tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam kontribusi terhadap pembangunan dan pelayanan publik yang berkelanjutan. (R1F)

Belum ada komentar