KABUPATEN TOBA, SUMATERA UTARA- Menanggapi pemberitaan yang beredar terkait pengelolaan Dana BOS serta dugaan ancaman melalui pesan WhatsApp, Kepala SMP Negeri 4 Satu Atap Siria-ria Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba, menyampaikan hak jawab dan klarifikasi resmi.
Dalam keterangannya kepada media ini, kepala sekolah menyatakan bahwa pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) telah dilakukan sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) dan aturan yang berlaku.
“Penggunaan Dana BOS di sekolah kami sudah mengikuti mekanisme dan aturan yang ditetapkan pemerintah. Semua ada laporan dan pertanggungjawaban resmi,” jelasnya.
Terkait pemberitaan yang mempertanyakan transparansi penggunaan dana tersebut, pihak sekolah menyatakan siap membuka ruang klarifikasi serta audit apabila diperlukan oleh instansi berwenang.
Klarifikasi Terkait Pesan WhatsApp
Mengenai pesan WhatsApp yang dinilai bernada ancaman dan sempat beredar, kepala sekolah menyampaikan bahwa tidak ada niat untuk mengancam atau mengintimidasi.
Ia menyebut pesan tersebut merupakan bentuk emosi spontan dan tidak bermaksud mengarah pada ancaman keselamatan.
“Saya tidak ada niat mengancam. Jika ada kalimat yang dianggap tidak pantas, saya siap meluruskan dan menyampaikan klarifikasi,” ujarnya.
Ia juga berharap persoalan tersebut tidak diperbesar dan dapat diselesaikan secara baik-baik melalui komunikasi yang sehat.
Komitmen Menjaga Profesionalisme
Sebagai pimpinan lembaga pendidikan, kepala sekolah menegaskan komitmennya untuk menjaga profesionalisme dan nama baik institusi pendidikan di Kecamatan Silaen.
Pihak sekolah juga menyatakan terbuka terhadap fungsi kontrol sosial yang dijalankan insan pers, sepanjang dilakukan sesuai kode etik jurnalistik.
Media Tetap Berimbang
Media ini tetap berpegang pada prinsip keberimbangan dan profesionalitas sesuai amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, dengan memberikan ruang hak jawab kepada pihak yang merasa dirugikan atas suatu pemberitaan.
*) Penulis: Alex

Belum ada komentar