Ganggu Istirahat Warga, Polsek Balige Tertibkan Musik Keras Cafe Zior

Ganggu Istirahat Warga, Polsek Balige Tertibkan Musik Keras Cafe Zior
beritakeadilan.com,

KABUPATEN TOBA (Beritakeadilan.com, Sumatera Utara)-Kesigapan personel Polsek Balige dalam menjaga ketenangan masyarakat patut diacungi jempol. Merespons keluhan warga terkait gangguan kebisingan, petugas melakukan penertiban di Cafe Zior, Desa Lumban Silintong, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, pada Selasa malam (6/1/2026).

Langkah cepat ini diambil setelah masyarakat sekitar merasa terganggu dengan volume musik yang sangat keras di saat jam istirahat. Suasana malam yang seharusnya tenang berubah menjadi riuh, sehingga memicu laporan warga ke pihak berwajib.

Mendapat laporan tersebut, tim yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Balige, Ipda Walperik W. Sianipar, S.E., bersama empat personel lainnya langsung meluncur ke lokasi. Setibanya di sana, petugas memberikan imbauan tegas namun tetap santun kepada pengelola tempat hiburan tersebut.

Petugas meminta pemilik kafe untuk mengecilkan volume suara agar tidak merambat ke pemukiman warga. Selain soal suara, petugas juga memberikan edukasi mengenai batasan jam operasional sesuai peraturan daerah demi menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

“Kami mengimbau pemilik kafe agar memiliki empati terhadap warga sekitar yang sedang beristirahat. Penertiban ini penting agar kenyamanan bersama tetap terjaga,” ujar Ipda Walperik di sela-sela giat penertiban.

Merespons kedatangan petugas, pemilik Cafe Zior, Willy Silalahi, menyatakan kooperatif. Ia berjanji akan melakukan evaluasi internal dan memastikan sistem audio di kafenya tidak lagi mengganggu ketenangan penduduk desa.

“Kami akan mengkondisikan suara dari kafe kami dan memastikan ke depannya tidak ada lagi kebisingan yang mengganggu istirahat malam masyarakat sekitar,” ungkap Willy.

Sementara itu, Kapolsek Balige AKP Libertius Siahaan menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat adalah prioritas utama. Penindakan cepat ini adalah bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada warga.

“Personel bergerak cepat karena ini menyangkut ketertiban umum pada malam hari. Kami mengapresiasi warga yang proaktif melapor dan kami meminta pelaku usaha untuk selalu mematuhi aturan jam operasional demi keamanan bersama,” tegas AKP Libertius.

Situasi di lokasi kembali kondusif setelah volume musik diturunkan. Pihak kepolisian berharap kejadian serupa tidak terulang kembali guna menjaga harmoni antara pelaku usaha dan penduduk lokal di wilayah hukum Polsek Balige.

(Alex)

Belum ada komentar