Bupati Taput Dampingi Menko PMK Serahkan Bantuan Rumah

Bupati Taput Dampingi Menko PMK Serahkan Bantuan Rumah
beritakeadilan.com,

KABUPATEN TAPANULI UTARA, SUMATERA UTARA-Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat, mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Pusat dalam menangani pemulihan pascabencana. Ia mendampingi Menko PMK, Pratikno, menyerahkan bantuan stimulan rumah rusak di Aula Martua Kantor Bupati, Tarutung, pada Jumat (13/02/2026). Aksi nyata ini menyasar ribuan warga terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera.

Penyaluran Bantuan Stimulan Skala Besar
Pemerintah menyalurkan bantuan perbaikan rumah kategori ringan dan sedang kepada 17.272 kepala keluarga. Penerima manfaat tersebut tersebar di 24 kabupaten/kota yang meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Khusus dari Kabupaten Tapanuli Utara, sebanyak 86 perwakilan warga menerima bantuan tersebut secara langsung.

Bupati JTP Hutabarat menegaskan bahwa bantuan ini merupakan perwujudan kehadiran negara di tengah kesulitan rakyat. Menurutnya, percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi ini membuktikan komitmen kuat Presiden RI beserta jajaran kementerian terkait. Kehadiran Menko PMK di Tarutung menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat untuk menata kembali kehidupan mereka.

Sinergi Lintas Sektor Percepat Pemulihan
Kegiatan ini turut melibatkan sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Kepala Staf Umum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon. Selain itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto memantau jalannya acara secara virtual. Sinergi antara TNI, Polri, dan kementerian menjadi kunci utama keberhasilan pemulihan fisik di daerah terdampak.

Bupati Taput juga memberikan penghormatan kepada Gubernur Sumatera Utara atas pendampingan yang konsisten sejak masa tanggap darurat. “Bantuan ini bukan sekadar angka, melainkan wujud pemulihan kehidupan bagi masyarakat kami,” ujar JTP Hutabarat. Ia menilai kerja sama yang solid antar-level pemerintahan sangat mempercepat proses birokrasi penyaluran dana stimulan.

Komitmen Monitoring Agar Tepat Sasaran
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berjanji akan melakukan monitoring ketat terhadap penggunaan dana bantuan tersebut. Langkah evaluasi berkelanjutan bertujuan memastikan setiap rupiah dana stimulan benar-benar digunakan untuk meningkatkan kualitas hunian warga. Hal ini sangat penting guna menghindari penyalahgunaan dana yang tidak sesuai dengan ketentuan teknis.

Bupati juga mengajak masyarakat di Aceh dan Sumatera Barat untuk tetap tangguh menghadapi tantangan pascabencana. Ia menekankan bahwa bencana tidak boleh mematahkan semangat, melainkan harus memperkuat fondasi gotong royong. Dengan persatuan yang kuat, daerah-daerah terdampak diyakini akan bangkit lebih hebat dari sebelumnya.

Harapan Bangkit Lebih Kuat
Menutup sambutannya, JTP Hutabarat mengingatkan pentingnya kebersamaan dalam menghadapi risiko bencana di masa depan. Fondasi persatuan menjadi modal utama bagi warga Tapanuli Utara untuk bertahan dan terus maju. Dukungan moril dan materiil dari Pemerintah Pusat diharapkan mampu memicu kemandirian ekonomi masyarakat terdampak secara permanen.

Penyerahan bantuan ini menandai babak baru proses rekonstruksi infrastruktur dasar di Sumatera Utara. Fokus pemerintah kini bergeser pada pengawasan teknis pembangunan rumah agar lebih tahan terhadap potensi bencana di masa mendatang.

Belum ada komentar